SANANA, Terbitan.com – Proyek rabat beton yang berfungsi sebagai tembok penahan tanah di ruas jalan Malbufa–Pohea, Kabupaten Kepulauan Sula, yang sebelumnya mengalami retak pada beberapa titik, kini telah rampung diperbaiki.

Perbaikan ini dikonfirmasi langsung oleh Arifin Kamil, selaku penyedia jasa dari proyek yang dikerjakan di bawah koordinasi Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) XVI Ambon.

Menurut Arifin, perbaikan dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab terhadap kualitas infrastruktur, sekaligus menjawab kekhawatiran masyarakat atas kerusakan yang sempat terjadi.

“Retakan tersebut memang muncul di beberapa bagian, tapi kami sudah tangani. Ini juga bagian dari jaminan pemeliharaan konstruksi,” ujar Arifin saat diwawancarai, Sabtu (28/6/2025).

Ia menegaskan, perbaikan tersebut tidak hanya untuk menjaga kestabilan struktur jalan, namun juga memastikan keselamatan dan kenyamanan mobilitas masyarakat.

Proyek rabat beton yang sempat rusak tersebut diketahui baru dibangun sekitar satu tahun lalu. Meski begitu, pihak kontraktor langsung merespons cepat untuk melakukan perbaikan.

Retaknya rabat beton disebut lebih disebabkan oleh faktor alam, seperti perubahan cuaca ekstrem dan kondisi tanah di lokasi pembangunan yang cukup labil.

“Memang faktor alam yang menjadi penyebab utama. Tapi kami tidak menunggu lebih lama, langsung bergerak untuk melakukan perbaikan,” tambahnya.

Saat ini, kondisi rabat beton di sepanjang jalan Malbufa–Pohea dinyatakan sudah kembali normal dan dapat difungsikan sebagaimana mestinya.

Masyarakat pun menyambut baik langkah cepat yang diambil pihak pelaksana proyek, karena jalur tersebut merupakan akses penting bagi aktivitas ekonomi dan sosial warga di wilayah tersebut.