NGAWI, terbitan.com – Reformasi layanan pertanahan terus menjadi prioritas dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik yang modern, transparan, dan akuntabel. Melalui pengembangan sistem pelayanan berbasis digital, integrasi data pertanahan, serta penguatan sumber daya manusia, Kantor Pertanahan Kabupaten Ngawi berkomitmen menghadirkan layanan yang semakin mudah diakses dan memberikan kepastian hukum kepada masyarakat.
Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Ngawi, Eksam Sodak, menegaskan bahwa reformasi layanan pertanahan merupakan langkah strategis untuk menjawab tantangan pelayanan publik di era digital sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintah.
“Reformasi layanan pertanahan tidak hanya berbicara tentang teknologi, tetapi juga bagaimana menghadirkan pelayanan yang lebih efektif, transparan, dan memberikan kepastian kepada masyarakat. Tujuan utamanya adalah memastikan setiap layanan dapat diakses dengan mudah dan dilaksanakan sesuai standar yang telah ditetapkan,” ujarnya.
Menurut Eksam, salah satu fokus utama reformasi adalah penguatan integrasi data pertanahan. Integrasi antara data fisik dan data yuridis menjadi fondasi penting dalam mewujudkan tertib administrasi pertanahan serta memperkuat kepastian hukum atas tanah.
Dengan data yang semakin akurat dan terhubung, proses verifikasi maupun pelayanan dapat dilakukan secara lebih cepat, efektif, dan efisien. Selain itu, kualitas data yang baik juga mampu meminimalkan potensi sengketa maupun konflik pertanahan akibat ketidaksesuaian informasi.
Di sisi lain, transparansi pelayanan terus ditingkatkan melalui pemanfaatan sistem digital yang memungkinkan masyarakat memperoleh informasi secara terbuka terkait persyaratan, tahapan layanan, hingga standar waktu penyelesaian. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik sekaligus memperkuat pengawasan terhadap penyelenggaraan pelayanan pertanahan.
“Integrasi data menjadi salah satu kunci dalam mewujudkan pelayanan pertanahan yang modern. Dengan data yang semakin akurat dan terhubung, proses verifikasi maupun pelayanan dapat dilakukan secara lebih efektif dan efisien,” kata Eksam.
Untuk mendukung keberhasilan reformasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia juga terus dilakukan melalui berbagai kegiatan pembinaan, pelatihan, dan pengembangan kompetensi. Seluruh pegawai didorong untuk mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta memberikan pelayanan yang profesional dan berintegritas.
“Teknologi merupakan sarana untuk meningkatkan pelayanan. Namun yang paling penting adalah komitmen seluruh pegawai untuk bekerja secara profesional, menjaga integritas, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.
Komitmen tersebut juga diwujudkan melalui pembangunan Zona Integritas di lingkungan Kantor Pertanahan Kabupaten Ngawi. Saat ini, BPN Ngawi telah meraih predikat Wilayah Tertib Administrasi Berintegritas (WTAB) dan terus mempersiapkan diri menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).
Melalui penguatan integrasi data, peningkatan transparansi, serta reformasi birokrasi yang berkelanjutan, Kantor Pertanahan Kabupaten Ngawi optimistis dapat menghadirkan pelayanan pertanahan yang semakin modern, terpercaya, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat, sekaligus mendukung terciptanya kepastian hukum atas tanah di Kabupaten Ngawi.


