NGAWI, terbitan.com – Seleksi perangkat desa di Desa Bangunrejo Lor Kecamatan Pitu Kabupaten Ngawi tahun ini terbilang sepi peminat. Padahal, jabatan perangkat desa biasanya masih menjadi pekerjaan yang cukup diminati oleh masyarakat pedesaan.

Dalam seleksi yang digelar Rabu (12/11/25) di ruang kelas TK bersebelahan dengan kantor desa hanya 6 peserta yang mengikuti ujian untuk dua formasi jabatan. Untuk posisi Kepala Urusan Tata Usaha dan Umum terdapat 4 peserta sedangkan posisi Kepala Dusun Cengklik hanya diikuti dua peserta salah satunya merupakan putra Kepala Desa Bangunrejo Lor.

Kepala Desa Bangunrejo Lor, Tardi menjelaskan bahwa minimnya peserta seleksi kemungkinan disebabkan karena perangkat di desanya tidak mendapatkan lahan bengkok atau lahan garapan berbeda dengan perangkat desa di desa lain.

“Bangunrejo Lor tidak ada lahan bengkok bagi perangkat desa, seperti desa lainnya, sehingga minim peserta, tapi kami tetap bersyukur seleksi berjalan lancar tanpa halangan apapun, ” ungkap Kades Tardi. (12/11)

Kekosongan jabatan Kaur TU dan Umum terjadi karena pejabat sebelumnya dipromosikan menjadi Sekretaris Desa, sementara posisi Kasun Cengklik kosong sekitar 4 tahun sejak pejabat lamanya meninggal dunia.

Dari hasil ujian komputer dan ujian tertulis terpilih Reformasiansyah Margo Purnomo sebagai Kaur TU dan Umum dengan nilai tertinggi 66. Untuk jabatan Kasun Cengklik terpilih Aris Rio Saputra, putra Kepada Desa dengan nilai 55. Menariknya, rivalnya Kiki Apri Linda merupakan istri dari kasun terpilih namun memperoleh nilai nol.

Salah satu perangkat desa membenarkan bahwa peserta yang mendapatkan nilai nol tetap hadir dalam ujian.

“Tetap hadir tadi itu, musuhe istrinya sendiri yang cowok itu putranya pak kades,” tandasnya.