PAMEKASAN, terbitan.com – Usai menerima aduan nelayan Jumiang, Komisi II DPRD Pamekasan langsung melakukan sidak ke SPBU 301 Buddegan. Hasilnya, penyaluran solar subsidi untuk nelayan yang sempat terhenti 3 hari akhirnya dibuka kembali. (Rabu 1/7/2026)
Sidak dilakukan setelah puluhan nelayan Pademawu mengeluh tidak bisa melaut karena antrian panjang di SPBU.
Aduan disampaikan saat audiensi di DPRD Pamekasan pukul 10.00 WIB. Ketua Komisi II Salman Alfarisi menyebut nelayan pesisir Jumiang tidak mendapat solar di SPBU Jalan Raya Sumenep, Desa Buddegen.
“Kawan-kawan sudah tiga hari tidak dapat solar. Ini jelas mengganggu aktivitas melaut,” kata Salman.
Suparman, nelayan setempat, mengaku dirugikan. “SPBU tidak melayani karena alasan antrean panjang. Saya tidak kerja 3 hari,” ujarnya.
Tanpa menunggu lama, rombongan Komisi II langsung ke SPBU 301 Buddegan. Mereka menemui manajer SPBU untuk mengklarifikasi aturan dan stok solar subsidi.
“Sidak ini untuk memastikan keluhan nelayan benar dan dicarikan solusi hari itu juga,” tegas Salman.
Setelah berdialog, SPBU membuka kembali layanan solar untuk nelayan. “Alhamdulillah, hari ini nelayan sudah bisa mengisi solar kembali,” ujar Salman.
Ia menambahkan, distribusi BBM subsidi merupakan kebijakan nasional. “Yang penting distribusi tidak putus. Nelayan harus tetap melaut,” katanya.
Komisi II berkomitmen mengawal agar kelangkaan serupa tidak terulang.


