MUARA TEWEH, terbitan.com — Dewan Pimpinan Cabang Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (IPJI) Kabupaten Barito Utara menyambangi kediaman kakek Hadaini (62) yang hidup bersama Istrinya Sapiah (72) yang kurang mampu dan sakit terkena struk ringan untuk memberikan bantuan sembako di KM 05 jalan Puruk Cahu RT 30, Kelurahan Melayu, Kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, Sabtu (26/06).
Bantuan sembako yang diberikan organisasi pers melalui IPJI Barut kepada kakek Hadaini dan Isterinya berupa beras sebanyak 10 kg, 1 dus mie instan, 1 rak telur ras, 2 kg gula, 1 liter minyak goreng, 1 bungkus kopi, teh, garam, micin, bawang dan ikan kaleng.
Kepada wartawan yang tergabung di IPJI Barut saat berkunjung ke tempat tinggalnya kakek Hadaini menyampaikan ucapan terima kasih yang tak terhingga atas bantuan sembako yang diberikan organisasi pers atas kepeduliannya.
“Semenjak Istri saya sakit bulan mei kemarin sampai sekarang saya tidak bekerja, karena tidak ada orang yang merawat istri saya,” ucap Kakek Hadi sapaan akrabnya dengan nada lirih.
Diungkapkan kakek Hadi, yang berasal dari Lahei II ini bahwa ia tinggal dirumah milik seorang warga Muara Teweh yang sudah hampir puluhan tahun dan bekerja sebagai penyadap karet untuk menyambung hidup bersama istrinya.
“Alhamdulillah, dengan adanya bantuan ini kami sangat bersyukur ternyata masih ada orang yang peduli kepada kami, semoga dimudahkan segala urusan dan murah rejeki,” ucap Kakek Hadi didampingi nenek Piah yang berbaring diatas kasur.
Ketua IPJI Barut Hayannor kepada media ini mengatakan ini bentuk kepedulian kita kepada warga yang kurang mampu dan dalam keadaan sakit yang sangat membutuhkan bantuan dan uluran tangan serta kepedulian dari kita semua.
“Ini sebagian dari program sosial gerakan kepedulian IPJI Barut kepada warga yang kurang mampu untuk bagi meringankan beban saudara kita,” ucap anung sapaan akrabnya saat memberikan bantuan didampingi Sekretaris IPJI Barut, Kabid Hubungan Antar Lembaga dan Kabid Jurnalis.
Lanjut Anung, mudahan gerakan sosial kepedulian IPJI Barut bisa mengerak kepedulian hati para dermawan dan para instansi terkait melihat kondisi keluarga kakek Hadaini yang sangat membutuhkan perhatian.
“Bukan cuma kehilangan pekerjaan, kakek Hadaini juga merawat istrinya Sapiah (72) yang sedang mengalami sakit struk ringan sejak bulan mei lalu yang hanya bisa berbaring di atas kasur,” pungkas Anung. (Iwan)


