Ujung Jembatan Sei Bangaris Longsor, Warga Meminta Cepat di Perbaiki

  • Bagikan

 

MUARA TEWEH, terbitan.com – Jalan Meranti Ujung Jembatan Sei Bangaris, kelurahan lanjas, kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah,longsor hampir separuh badan dengan kedalaman + – 50 cm, dengan panjang retaknya kira-kira kurang lebih 30 Meter.

Bani, salah satu Warga yang rumahnya dekat dengan lokasi longsor mengatakan,” bahwa jalan longsor sudah kira – kira satu minggu sudah dari beberapa kali hujan lebat menguyur wilayah kota Muara Teweh, akibatnya cor beton pengaman tebing jembatanya yang duluan pecah dan roboh setelah itu jalan pecah ke mungkinan tanah di bawahnya dulu belum padat lalu jalan turun kebawah,” jelas Bani Kepada media terbitan.com Jumat 12/06/2020.

Baca juga:  Kejari Barito Utara,Canangkan Zona Integritas Bebas Korupsi

Beni menambahkan, Dengan longsornya aspal pada pinggir jalan itu sangatlah mengkhawatirkan dan berbahaya bagi keselamatan para pengendara roda dua maupun roda empat, karena jalan ini adalah jalan lingkar luar kota dan sering di lewati truk – truk bermuatan, jadi kalau lambat di perbaiki bisa cepat melebar dan jalan menuju jembatan Sei Bengaris putus.

Baca juga:  Terkait Tertumpahnya Batu Bara Ditengah Jalan Jembatan Wahay,Ini Kata Management PT.MME

“Curah hujan deras selama ini ,maka saya bantu meletakan Ban – ban agar para supir-supir truk dan lainnya sebab penerangan lampu jembatan tidak ada,” ucapnya.

Memang Lokasi jalan yang lonsor itu didaerah pinggiran sungai Barito dan jembatan Sei Bengaris berada muara sungai Bengaris yang membelah kota Muara Teweh apabila hujan air nya sangat deras penampung air cuman sungai itu yang mengeluarkan air hujan dari ujung kota Muara Teweh .

Baca juga:  Terkait Tertumpahnya Batu Bara Ditengah Jalan Jembatan Wahay,Ini Kata Management PT.MME

Lanjutnya “Kami sebagai warga mengharapkan kepada pihak Pemerintah Provinsi Kalteng maupun daerah Dinas Terkait PUPR, agar bisa memperhatikan jalan tersebut karena kami selaku warga tidak paham masalah perbaikan jalan ” ungkapnya. (Iwan)

  • Bagikan
%d blogger menyukai ini: