BONDOWOSO, kompasjatim.com – Pemerintah Kabupan Bondowoso terus meningkatkan dan akan menggelontorkan anggaran di tahun 2019 yakni meningkatkan pembangunan disektor pariwisata. Guna mempermudah wisatawan, juga gagas aplikasi Euro Van Bondowoso.

Dikatakan Wakil Bupati Bondowoso, Irwan Bachtiar Rahmat berharap, peningkatan Euro Van Bondowoso itu juga dibutuhkan keterlibatan aktif masyarakat setempat. Pasalnya, menyambut hari libur nasional, khusus para pelajar wajib mengenali objek wisata daerah sendiri, Senin (14/1/2019)

Menurutnya, selain sektor pertanian,sektor pariwisata juga sangat menunjang PAD (Pendapatan Asli Daerah). Maka semua desa harus bisa menggali potensi wisata yang ada, tapi jangan latah dan harus sesuai dengan kajian.

“Desa itu tidak mungkin membangun sektor wisata secara full karena keterbatasan anggaran. Kami juga mengimbau kepada kepala Dinas pendidikan dan Kebudayaan, agar anak – anak didik kita yang biasanya tiap tahun mengadakan wisata keluar daerah, tapi sekarang harus dievaluasi,” katanya.

Lanjut Wabup, agar anak didik diarahkan ketempat wisata yang ada di Bondowoso. Sebab, ini untuk menambah PAD dan setiap tahun keuangan tidak keluar daerah lain yang akan berpengaruh pada inflasi Bondowoso.

Perkembangan wisata tidak cukup dilakukan oleh pemerintah sendiri, melainkan harus didukung dari masyarakat guna tercapainya kesejehteraan hidup masyarakat itu sendiri.

Sebab, jika pengembangan sektor pariwisata itu sukses, maka taraf ekonomi masyarakat akan ikut terangkat. Selain itu, akan mengurangi angka kemiskinan.

Kemungkinan besar akan cepat tercapai apa yang menjadi cita-cita pemerintah daerah keluar dari daerah tertinggal dan termiskin. Pemberdayaan di desa harus melibatkan warga desa setempat.

“Misalnya ikut mengelola potensi lokal untuk dijadikan objek wisata. Keterlibatan langsung itu otomatis bermanfaat juga bagi masyarakat itu sendiri, dan masyarakat setempat jangan hanya menjadi penonton, tapi harus menjadi pelaku disektor pariwisata,” pungkasnya.

Sementara Dra. Hj Endang Hardiyanti, Kepala Dikbud mengatakan dengan tegas, siap untuk mengimbau kepada seluruh lembaga yang ada di Bondowoso. Tentunya, juga tempat wisata yang ada harus seiring dengan kenyamanan dan keamanan pengunjung.

“Kapan lagi kita mau mulai, kalau tidak kita mulai dari sekarang. Saya sebagai OPD segera melaksanakan dan mengimbau serta bersurat ke seluruh lembaga,” katanya.

Sebab, orang berwisata itu ingin di tempat yang nyaman. Jadi sarana dan prasarana seperti toilet, air bersih dan lainnya segera di benahi.

“Saya berharap objek wisata tolong dibenahi karena yang di sampaikan Wabup, wisata harus punya nilai jual. Euro Van Bondowoso yang artinya eropa di Bondowoso,” tandasnya.