SUMENEP, Terbitan.com – Sebuah komunitas baru yang berfokus pada pengembangan keterampilan berbicara di depan publik akan segera hadir di Sumenep. Komunitas yang diberi nama Belajar Bicara ini dipelopori oleh Lia FQ, seorang presenter JTV Madura yang bertekad membantu masyarakat agar lebih percaya diri dalam berbicara di depan umum.

Lia FQ mengungkapkan bahwa gagasan mendirikan komunitas ini muncul dari pengalamannya sendiri yang kesulitan mencari tempat belajar public speaking di Madura.

“Saya pribadi dulu mengalami kesulitan saat ingin belajar public speaking, karena harus pergi ke kota sebelah. Oleh karena itu, saya berharap komunitas ini bisa menjadi salah satu wadah di Madura yang peduli dengan public speaking,” ujar Lia FQ saat diwawancarai oleh Terbitan.com.

Komunitas ini dirancang sebagai wadah bagi siapa saja yang ingin mengasah keterampilan berbicara dengan percaya diri, baik untuk keperluan profesional seperti presentasi kerja, pidato, MC, maupun dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut Lia, banyak masyarakat yang sebenarnya ingin belajar public speaking, tetapi tidak tahu harus belajar di mana atau merasa minder untuk memulai.

“Banyak orang merasa gugup saat berbicara di depan umum, padahal kemampuan ini sangat penting dalam berbagai aspek kehidupan. Dengan adanya komunitas ini, kami ingin memberikan kesempatan kepada siapa saja untuk belajar dengan nyaman,” tambahnya.

Selain itu, komunitas ini juga akan menyediakan pelatihan berkala, seminar, serta sesi praktik langsung yang akan membantu para anggota dalam meningkatkan keterampilan berbicara.

Acara launching komunitas ini rencananya akan digelar dalam waktu dekat di Sumenep, yang akan menjadi langkah awal untuk memperkenalkan komunitas ini kepada masyarakat luas, khususnya di wilayah Madura.

Dalam acara launching, akan ada sesi perkenalan komunitas, workshop singkat tentang public speaking, serta sharing session bersama para pembicara berpengalaman. Komunitas ini juga membuka kesempatan bagi siapa saja yang ingin bergabung dan berlatih bersama.

“Kami ingin menciptakan lingkungan belajar yang suportif, di mana setiap orang bisa belajar tanpa takut salah atau dihakimi. Public speaking adalah keterampilan yang bisa diasah, dan semua orang bisa belajar,” ujar Lia dengan optimis.

Ia juga berharap ke depannya komunitas ini bisa berkembang lebih luas dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Madura, terutama bagi para pemuda yang ingin meningkatkan kualitas diri.

“Semoga komunitas ini bisa menjadi gerakan yang berkelanjutan, sehingga semakin banyak orang yang percaya diri dalam berbicara di depan umum,” pungkasnya.

Dengan hadirnya Komunitas Belajar Bicara, diharapkan akan semakin banyak masyarakat Sumenep dan sekitarnya yang memiliki keterampilan berbicara yang baik serta mampu menyampaikan ide dan gagasannya dengan lebih efektif.

Komunitas ini bukan sekadar tempat belajar berbicara, tetapi juga menjadi wadah bagi para anggotanya untuk mengembangkan kepercayaan diri dan memperluas jaringan sosial. Bagi masyarakat yang tertarik, kesempatan untuk bergabung dalam komunitas ini terbuka lebar, dan acara launching yang akan segera digelar bisa menjadi momen tepat untuk memulai perjalanan dalam dunia public speaking.