MADIUN,terbitan.com – Gambas atau oyong merupakan salah satu komoditas sayuran minor yang memiliki nilai gizi tinggi dan dapat dengan mudah dibudidayakan di pekarangan rumah. Tanaman ini biasanya tumbuh di bagian ladang yang tidak digunakan untuk tanaman lain dan dipanen buahnya ketika masih muda untuk diolah sebagai sayur.

Marsudi, seorang petani gambas dari RT 13 Desa Warurejo, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, aktif membudidayakan tanaman ini di pekarangannya. Ia berharap tanaman gambas dapat menjadi alternatif bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan sehat sekaligus mendukung program swasembada pangan dan sayur yang dicanangkan oleh Presiden.

“Kita bisa memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam gambas. Tanaman ini tidak membutuhkan banyak perawatan dan hasil panennya bisa langsung dimanfaatkan sebagai bahan pangan yang bergizi,” ujar Marsudi.

Selain itu, Marsudi mengajak masyarakat sekitar untuk ikut serta dalam budidaya gambas. Ia berharap inisiatif ini dapat meningkatkan kesadaran warga tentang pentingnya pemanfaatan lahan kosong guna mendukung ketahanan pangan keluarga serta mengurangi ketergantungan pada pasokan sayur dari luar daerah.

Dengan adanya dukungan dari para petani lokal seperti Marsudi, diharapkan program swasembada pangan dapat terwujud dan masyarakat semakin sadar akan pentingnya bercocok tanam, bahkan dalam skala kecil di lingkungan rumah mereka sendiri.