SAMPANG, Terbitan.com – Aktivis yang tergabung dalam Barisan Pemuda Peduli Lingkungan Camplong (BP2LC) Kabupaten Sampang bakal melakukan Pelaporan Ikhwal Proyek bermasalah di sejumlah Desa di Kecamatan Jrengik.
Hal itu dilakukan usai pihaknya menemukan puluhan proyek bermasalah di Kecamatan Jrengik di antaranya termasuk Dana Desa (DD) Fiktif dan Proyek Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) atau Hippa tumpang tindih.
Menurut Ketua Umum BP2LC Agung Pratama Denny melalui Devisi Teknis BP2LC Kabupaten Sampang Ainul Yaqin menyampaikan hasil kajian dari sejumlah Data yang sudah diperoleh merupakan tindakan yang sangat fatal dan merugikan negara.
“Setidaknya sudah ada 10 lokasi proyek yang sudah kami lakukan kajian, baik itu Dana Desa dan juga proyek APBN berupa saluran Irigasi (Hippa). Tapi masih ada juga yang belum kami lakukan investigasi di bawah, untuk Data dan pagu anggaran kami sudah ada,” ungkapnya, Rabu (12/02/2025).
Kendati begitu, pihaknya menolak untuk membeberkan semua data yang sudah dikaji tersebut, dengan alasan agar hanya menjadi konsumsi pihak yang berwenang.
“Kan sudah ada yang menjadi konsumsi Publik, seperti halnya Dana Desa Fiktif dan Hippa Tumpang Tindih itu, selebihnya biarkan pihak yang berwenang nanti yang bersikap atas Data-data yang bakal kami berikan,” jelasnya.
Saat ditanya apakah ada Proyek lain selain data itu yang diduga Fiktif juga. Dirinya sedikit memberikan pembenaran bahwa tidak hanya dua lokasi proyek itu yang bermasalah.
“Tidak hanya dua lokasi tersebut, banyak proyek lainnya, indikasinya banyak macam. Dikerjakan melebihi tahun tapi sudah rusak, ada juga fiktif dan ada juga dimanipulasi,” tutupnya.



Tinggalkan Balasan