Bangkalan, Terbitan.com — Polemik dugaan penganiayaan yang sempat menyeret nama Wakil Ketua DPRD Bangkalan, H. Fatkhurrahman, akhirnya berujung damai.
Pelapor, Ma’rub alias Aruf Kenzo, resmi mencabut laporan polisi dan menyatakan telah saling memaafkan dengan Fatkhurrahman.
Pertemuan keduanya berlangsung di Polres Bangkalan, Kamis (9/10), dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Keduanya sepakat bahwa konflik yang sempat memanas beberapa waktu lalu kini telah selesai tanpa sisa.
“Sudah saling memaafkan dari hati yang paling dalam. Tidak ada lagi masalah, semuanya clear,” ujar Aruf Kenzo usai menandatangani dokumen pencabutan laporan, Jum’at (10/10/2025).
Aruf juga menepis isu gesekan internal organisasi masyarakat yang sempat dikaitkan dengan kasus tersebut. Ia memilih untuk menutup lembaran lama dan tidak memperpanjang persoalan.
“Saya tidak ingin bicara soal ormas. Intinya, kita sudah berdamai dan move on,” katanya.
Sementara itu, H. Fatkhurrahman menegaskan bahwa pertemuan di Polres Bangkalan hanya bersifat administratif. Menurutnya, proses perdamaian secara substansi telah dilakukan sebelumnya.
“Hari ini hanya penyelesaian dokumen. Perdamaian sudah terjadi kemarin,” ujarnya.


