SAMPANG, Terbitan.com – Murad-Marid Realisasi Dana Hibah Provinsi Jawa Timur melalui Kelompok Masyarakat (Pokmas) di Desa Banjar Talela, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura Jawa Timur mendapat sorotan dari Pemuda setempat.

Hal itu disampaikan Subaidi warga setempat, menurutnya kali ini dirinya sengaja mengamati dan akan memberikan tindak lanjut pada masuk Dana Hibah di Desanya pada beberapa tahun terakhir.

“Prioritas bagi kami kali ini adalah Pokmas tahun 2021 dan 2022, karena kami lihat pekerjaan yang ada di Desa kami tidak berdampak positif bagi warga setempat,” ungkap Subaidi pada wartawan.

Pemuda yang tergabung Gerakan Pemuda Pemantau Korupsi (GP2K) itu menilai Pokmas hanya menjadi bancakan oknum tak bertanggung jawab, hanya untuk memperkaya diri sendiri.

“Banyak jenis pekerjaan yang ada, mulai dari Tebing jalan atau Plengsengan hingga SPAM atau Tandon dan ada beberapa jenis bangunan lainnya,” jelasnya, Senin (23/01/2023).

Dirinya mengaku akan melaporkan setidaknya puluhan kegiatan Dana Hibah di Desanya kepada Aparat Penegak Hukum untuk memberikan efek jera pada pelaku Pokmas dalam mengambil keuntungan.

“Minimal ada efek jera, agar bisa memperhatikan pembangunan dan kemajuan Desa yang berkualitas,” pungkasnya.