Polres Kobar Tetapkan Satu Tersangka Terkait Kecelakaan Tambang Emas Illegal

KOBAR,terbitan.com – Polres Kotawaringin Barat (Kobar) menetapkan satu orang tersangka terkait kecelakaan kerja di tambang emas Sungai Seribu, RT 06, Kelurahan Pangkut, Kecamatan Arut Utara, Kabupaten Kobar, Propinsi Kalimantan Tengah pada Kamis (19/11/2020) lalu.

Satu orang pelaku tersebut bernama Hendra alias Endar (28) yang merupakan kepala rombongan dan pemilik alat yang digunakan dalam kegiatan pertambangan illegal tersebut.

Baca Juga :

“Ada 10 pekerja yang tenggelam di dalam lubang galian tambang illegal tersebut, dan baru tiga orang yang berhasil dievakuasi dalam kondisi meninggal dunia, atas nama Yudha, Nur Hidayat dan Rana,” beber Kapolres Kobar AKBP Devy Firmansyah melalui Wakapolres Kompol Boni Ariefianto saat menggelar press realese pada Sabtu (21/11/2020) pukul 16.00 WIB.

Boni menambahkan, selain bertindak sebagai kepala rombongan, pelaku juga bertugas mengatur seluruh kegiatan yang ada di dalam lubang galian tambang dan mengelola kebutuhan para pekerja tambang dengan hasil komoditas mineral logam berupa emas.

Barang bukti yang berhasil diamankan petugas berupa satu karung berisi material batu diduga mengandung emas serta satu unit alat mesin bor.

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 158 Jo Pasal 35 Undang Undang RI Nomor 03 tahun 2020 tentang perubahan atas Undang Undang RI Nomor 04 tahun 2009 dengan ancaman pidana lima tahun penjara dan denda paling banyak Rp 100 milyar,” tegasnya.

Editor: Iwan

Pos terkait