SAMPANG, Terbitan.com – Dugaan fiktif kegiatan Proyek Saluran atau Bronjong di Desa Margan Toko, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, Madura Jawa Timur semakin menguat.
Pasalnya, Proyek Bronjong yang menelan anggaran sekitar Rp. 133 Juta itu bersumber dari Dana Desa (DD) Tahap I Desa Margan Toko. Namun, hingga saat ini proyek tersebut belum juga dikerjakan dan diduga Fiktif.
Kepala Seksi Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, Syaiful Hayat membenarkan adanya Proyek Bronjong yang belum dikerjakan tersebut.
“Jadi begini mas, itu bukan fiktif tapi belum dikerjakan karena ada masalah di bawah. Informasinya sekarang masih rembuk dengan Kepala Desa lama di wilayah setempat,” ungkapnya kepada terbitan.com melalui panggilan selulernya, Senin (10/02/2025).
Syaiful Hayat sempat mengira awak media tidak mengetahui kondisi sebenarnya di lapangan, bahkan mengira awak media hanya mendapatkan informasi dari orang di wilayah terkait.
Namun, setelah mendapat penjelasan bahwa telah turun ke lokasi langsung pihaknya justru kaget karena pihak mendapat kiriman dokumentasi ada progres pekerjaan di lapangan.
“Di lokasi kan ada pekerjaan mas, saya mendapatkan kiriman foto apa gitu di lokasi, seperti ada progres pekerjaan,” ucapnya, dengan tidak yakin di lokasi tidak ada progres pekerjaan sama sekali.
Disinggung mengenai mekanisme pencairan Dana Desa yang seharusnya selesai setiap Tahap sebelum pencairan tahap berikutnya, dirinya mengaku hanya ada target minimal 50 persen dari tahap sebelumnya.
“Targetnya hanya 50 persen, misalnya mau mencairkan tahap II berarti yang Dana Desa Tahap I hanya perlu selesai minimal 50 persen,” tutupnya.
Sekedar untuk diketahui, berdasarkan data yang dihimpun Terbitan.com di Desa Margan Toko tidak hanya proyek Bronjong yang diduga Fiktif, melainkan juga Proyek Lapisan Penetrasi (Lapen) tahun anggaran 2024 yang juga dikerjakan di Tahun 2025 baik yang bersumber dari Dana Desa ataupun dari Bantuan Keuangan Desa (BKD) Pemprov Jawa Timur.



Tinggalkan Balasan