SAMPANG, Terbitan.com – Pengadaan iPad untuk fasilitas penunjang kinerja Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sampang janggal dan menimbulkan sorotan banyak pihak.

Pasalnya, setiap anggota DPRD Kabupaten Sampang dibelikan satu iPad sebagai sarana penunjang kinerjanya. Namun, hal itu menjadi janggal setelah pembelanjaan diduga tidak sesuai dengan anggaran yang ditentukan.

Hal itu disampaikan Aktivis Kabupaten Sampang Agung Pratama Denny Luckyto, SH., menurutnya penganggaran iPad untuk anggota DPRD Kabupaten Sampang dianggap tidak memiliki urgensi yang jelas.

“Pertama yang ingin kami soroti adalah penganggarannya yang kami anggap tidak memiliki urgensi yang jelas, apa iya sekelas anggota Dewan harus dibelikan iPad, sementara itu untuk menunjang kinerjanya sendiri,” katanya, Jumat (21/03/2025).

Selain itu, Denny juga menyoroti adanya dugaan penyalahgunaan anggaran yang ditemukan tidak sesuai dengan spesifikasi sebagai mana mestinya.

“Jangan dijadikan bancakanlah, kalau anggaranya sekian ya belanjakan sesuai spesifikasi sebagai mana mestinya, anggaran sudah jelas tentu kita semua tahu spesifikasi yang seperti apa mestinya yang didapat,” jelasnya.

Pihaknya, juga menyinggung soal dugaan adanya Pimpinan Dewan yang kecipratan sekian persen dari penganggaran itu, sehingga berdampak pada kualitas yang mestinya diperoleh.

“Hasil investigasi tim kami, ada oknum Pimpinan DPRD yang diduga kecipratan beberapa persen, lumayan juga jika misalnya 10 persen per unit dikalikan 45 anggota Dewan, apa tidak berpesta namanya,” tandasnya.

Yang paling disayangkan menurut Denny adalah proses pembuatan Surat Pertanggung Jawaban (SPJ) yang dibuat sesuai nominal yang dianggarkan.

“Kami menduga kuat ada bancakan oleh oknum-oknum tertentu, karena SPJ nya sesuai anggaran yang ada. Sementara barang (iPad) yang dibeli kapasitasnya jauh di bawahnya,” pungkasnya.

Sementara hingga berita ini dilansir, Pimpinan DPRD Sampang maupun Sekretaris DPRD Sampang belum ada yang bisa dikonfirmasi mengenai kebenaran informasi tersebut.