SUMENEP, Terbitan.com –Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat, Rumah Sakit Umum Daerah dr. Moh. Anwar (RSUDMA) Sumenep akan menambah satu unit alat CT Scan. Penambahan ini dilakukan untuk memastikan diagnosa medis yang lebih akurat sekaligus mengantisipasi gangguan teknis yang dapat menghambat pelayanan rumah sakit.
Direktur RSUDMA Sumenep, dr. Erliyati, menegaskan bahwa keberadaan CT Scan sangat krusial dalam dunia medis. Dengan teknologi pencitraan ini, dokter dapat mendiagnosis berbagai kondisi serius seperti stroke, tumor, cedera akibat kecelakaan, hingga gangguan organ dalam dengan lebih cepat dan tepat.
“Jika hanya ada satu CT Scan dan mengalami kerusakan, tentu akan menimbulkan keluhan dari pasien. Karena itu, kami berupaya menambah satu lagi untuk memastikan pelayanan tetap berjalan optimal,” ujarnya, Selasa (4/3/2025).
Langkah ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak, terutama masyarakat yang selama ini mengandalkan fasilitas medis di RSUDMA Sumenep.
CT Scan atau Computed Tomography Scan adalah teknologi pencitraan yang menggunakan sinar-X untuk menghasilkan gambar detail bagian dalam tubuh. Alat ini sangat penting dalam dunia medis karena mampu memberikan gambaran yang lebih jelas dibandingkan dengan rontgen biasa.
Menurut dr. Erliyati, CT Scan memiliki banyak manfaat dalam dunia kesehatan, terutama dalam menangani pasien gawat darurat.
“Dalam kasus seperti stroke, waktu sangat krusial. Dengan CT Scan, kami bisa segera mengetahui apakah pasien mengalami stroke iskemik atau hemoragik. Ini akan menentukan langkah pengobatan selanjutnya,” jelasnya.
Selain stroke, CT Scan juga digunakan untuk mendeteksi tumor, cedera kepala akibat kecelakaan, gangguan organ dalam seperti paru-paru dan hati, serta membantu dokter dalam merencanakan prosedur medis lainnya.
Saat ini, RSUDMA Sumenep hanya memiliki satu unit CT Scan. Jika alat ini mengalami kerusakan atau perlu perawatan berkala, maka pelayanan kepada pasien bisa terganggu.
“Kami tidak ingin pelayanan kepada masyarakat terhenti hanya karena alat sedang dalam perbaikan. Dengan tambahan satu unit lagi, kami bisa tetap memberikan layanan tanpa hambatan,” ungkap dr. Erliyati.
Langkah ini juga menjadi bagian dari strategi rumah sakit untuk mengantisipasi lonjakan pasien. Dengan dua unit CT Scan, proses pemeriksaan bisa dilakukan lebih cepat sehingga pasien tidak perlu menunggu terlalu lama.
Saat ini, RSUDMA Sumenep masih dalam tahap persiapan untuk mendatangkan unit CT Scan tambahan ini. Salah satu hal yang tengah dipertimbangkan adalah lokasi penempatan alat tersebut agar tetap efisien dan mudah diakses oleh pasien.
Menurut dr. Erliyati, pihak rumah sakit akan menyesuaikan lokasi dengan tata letak fasilitas lainnya agar alur pelayanan tetap berjalan lancar.
“Kami sedang mempersiapkan lokasi yang tepat untuk alat ini agar memudahkan pasien dan tenaga medis dalam penggunaannya,” katanya.
Selain itu, rumah sakit juga akan menyiapkan tenaga ahli yang kompeten dalam mengoperasikan alat tersebut. Hal ini penting untuk memastikan bahwa pemeriksaan berjalan optimal dan hasil diagnosa lebih akurat.
Penambahan CT Scan ini merupakan bagian dari komitmen RSUDMA Sumenep dalam meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Selain fasilitas medis, rumah sakit juga terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia, termasuk tenaga medis dan radiografer yang bertugas mengoperasikan alat ini.
“Kami ingin memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi masyarakat Sumenep. Fasilitas yang memadai dan tenaga medis yang terlatih adalah kunci utama untuk mencapai itu,” tegas dr. Erliyati.
Langkah ini juga sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Kabupaten Sumenep. Dengan bertambahnya peralatan medis canggih, diharapkan masyarakat tidak perlu pergi ke luar daerah hanya untuk mendapatkan layanan kesehatan yang lebih baik.


