SAMPANG, Terbitan.com – Dugaan manipulasi Volume dalam pengerjan proyek Paving Halaman Sekolah Paud Nusa Indah Desa Banjar Talela, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang semakin menguat.
Seperti diberitakan media ini sebelumnya, proyek yang menelan anggaran Rp. 160 juta itu bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanaja Daerah (APBD) Tahun 2024.
Namun, siapa sangka anggaran yang semestinya diperuntukan untuk kemajuan dan peningkatan sarana pendidikan malah dijadikan sarana untuk kemajuan rumah pribadi yany tidak sama sekali ada kaitannya dengan urusan pendidikan terkait.
Hal itu disampaikan Ketua Bidang Perencanaan dan Pengawasan Gerakan Pemuda Peduli Lingkungan Camplong (GP2LC) Ainul Yaqin, menurutnya sangat janggal kebijakan Dinas Pendidikan dalam meloloskan proses perencanaan proyek tersebut.
“Ini proyek Daerah, tentu melewati tahapan perencanaan yang disertai dengan eksistensi terhadap Dinas terkait. Kenapa bisa halaman rumah pribadi dijadikan tempat alokasi anggaran APBD, padahal selain lokasi yang berpisah dengan sekolah terkait juga tidak sama sekali berkaitan dengan kemajuan pendidikan disana, ini anggaran negara mas ada ketentuan dalam penggunaannya,” ungkapnya, Minggu (22/12/2024).
Dikatakan Yaqin, berdasarkan hitungan Tim Teknisnya separuh anggaran lebih dari proyek tersebut yang dialokasikan untuk halaman rumah pribadi dengan lokasi yang terpisah.
“Kita memiliki hitungan separuh lebih anggaran proyek tersebut dialihkan untuk halaman rumah pribadi, sementara di lokasi yang semestinya hanya sekitar kurang lebih 100 meter persegi,” jelasnya.
Sementara salah satu pegawai Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang saat dikonfirmasi awak media mengaku sudah berdasarkan keputusan atasannya, ia meminta awak media untuk berkelarifikasi langsung terhadap atasannya.
“Itu sudah keputusan dari atasan pak. Silahkan sampean menemui atasan saya karena sya hanya bawahan. Silahkan bisa menghubungi pak Imron,” tutupnya.



Tinggalkan Balasan