BONDOWOSO, Terbitan.com – Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bondowoso, Setyo Budi, mengatakan tentu bukan hal yang baik bagi kita (masyarakat) untuk menduga-duga apa yang sebenarnya terjadi belakangan ini.
Namun ia menyesalkan terjadinya kegaduhan jelang pelantikan Syaifullah, Sekretaris Daerah (Sekda) di Pemerintah Kabupaten Bondowoso.
Menurutnya kegaduhan tersebut segera dihentikan agar tidak mengganggu pelayanan masyarakat.
Ia juga meminta Bupati Bondowoso Salwa Arifin, agar mengambil langkah guna meredam semua kegaduhan yang sudah terjadi. Selain itu, segera mengangkat Plt. Kepala BKD Bondowoso.
Lantaran Kepala BKD Bondowoso, Alun Taufana Sulistyadi, sudah menyatakan mengundurkan diri secara tertulis dari jabatannya. Serta bersedia ditempatkan dimana saja, sesuai dengan keputusan Bupati.
“Saya harap Bupati segera mengangkat Plt. Kepala BKD dan menempatkan P. Alun (Alun Taufana Sulistyadi, Red) pada posisi lain dengan tidak merendahkan atau menurunkan eselonnya. Secepatnya pula dilakukan open bidding atau penetapan Kepala BKD definitif,” kata Setyo Budi, Jum’at (2/8/2019)
Kendati demikian, jika seseorang telah mengundurkan diri. Maka tidak bisa dihalangi oleh siapapun karena hak asasi mereka.
“Saya kira tidak ada desakan dan intervensi dia mengundurkan dirinya itu. Bukan karena kesalahan atau tidak mampu dalam tugas, tapi yang bersangkutan minta undur diri melalui Surat resmi langsung kepada bupati,” pungkasnya.
Sebelumnya, terjadi kegaduhan pra pelantikan Sekda Bondowoso, yang berbuntut pada mundurnya Kepala BKD Bondowoso, Alun Taufana Sulistyadi.



Tinggalkan Balasan