BONDOWOSO, Terbitan.com – Disampaikan Asisten Direktur I PT. Indah Karya (IK), Guskaryadi Arief, bahwa perluasan pabrik Bondowoso Indah Plywood (BIP) Desa Pekauman, Kecamatan Grujugan, Kabupaten Bondowoso kali ini lebih besar, dari pabrik yang lama.

Menurutnya kalau pabrik BIP yang lama tenaga kerja yang diserap 700 orang. Sementara yang kedua ini akan menyerap tenaga kerja 1000 orang, atau 1,5 kali lipat lebih besar dari yang dulu.

Pasalnya, lahan yang baru, luasnya 3,4 hektar, luas  bangunannya sekitar 72 kali 132 meter. Jadi kira-kira 1,5 kali lipat dari pabrik yang ada.

Diakuinya pula, nanti akan ada Kincir angin yang satu-satunya di daerah Jawa terutama di Jawa Timur. Kincir angin ini akan memproduksi listrik tapi juga bisa jadi daerah tempat wisata.

“Untuk kincir angin, 100 orang akan kita serap. 700 tenaga kerja di pabrik yang ada itu, hampir 95 persen dari Kabupaten Bondowoso,” katanya, Kamis (30/5/2019) saat pembqgian sembako gratis kepada warga di Kecamatan Pekauman.

Sementara itu, pihak PT sebenarnya juga memikirkan situs Megalitikum. Akhirnya, membeli tanah selain untuk perluasan pabrik, juga untuk benda-benda cagar budaya megalitikum.

“Konsep kita akan bangunkan semacam taman wisata. Jadi masyarakat mau ke sana itu bisa seperti menikmati wisata di taman dengan fasilitas yang disediakan, sambil mereka menikmati situs purbakala,” jelasnya.

Makanya, PT IK menginginkan agar pabrik dan cagar budaya dikombinasikan seperti di tempat-tempat lain. Kombinasinya adalah, jika ada beberapa situs yang dipertahankan, PT akan mempertahankan.

“Purbakala itu adalah penginggalan masa lalu yang harus kita lestarikan. Tapi kita juga harus mengingat kita ini hidup di masa depan,” ucapnya.

Sejatinya, tanah di depan pabrik, dan tanah di samping pabrik yang lama pun dibeli, dengan harga yang jauh lebih mahal dari harga pasar.

“Kita menghargai bahwa ini adalah tanah masyarakat. Karena kita ingin konsep yang dilakukan PT IK ini juga untuk kemajuan Bondowoso,” paparnya.

Lanjutnya, sebagai BUMN PT. IK juga menghormati apa yang dilakukan oleh Pemkab Bondowoso. Untuk sementara PT cooling down dulu.

“Kita mencari solusinya. Kemarin saya bilang, Kita akan mencari solusi yang terbaik. Ada keinginan Pemkab seperti itu, ya kita ini (cooling down),” pungkas Arief.

Pantauan di lapanga, memang tidak ada aktivitas pembangunan apapun, di lahan perluasan pabrik PT. IK. Hanya terlihat tumpukan tanah, hasil penggerukan sebelum ada polemik.