MADIUN, terbitan.com – Tingkah laku balita yang penuh rasa ingin tahu kerap kali membuat orang tua khawatir. Seperti yang terjadi pada Kamis (13/3/2025), seorang anak bernama Quenza Amara Adila (3) mengalami kejadian tak terduga saat bermain di rumahnya di Desa Kedondong, Kecamatan Kebonsari. Jari telunjuknya terjepit di lubang kursi besi, membuat orang tuanya panik dan segera menghubungi Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Madiun untuk meminta bantuan.

“Sekitar pukul 08.00 pagi kami mendapat laporan bahwa seorang balita terjepit jari di lubang kursi dan memerlukan bantuan untuk melepaskannya,” ujar Wahyu Wijayanto, petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Madiun.

Menanggapi laporan tersebut, tim Damkar dari Pos 3 segera menuju lokasi kejadian. Setibanya di tempat, petugas memeriksa kondisi jari korban dan memastikan tidak ada cedera serius.

“Sesampainya di lokasi, anak tersebut tampak tenang dan tidak mengeluhkan rasa sakit. Kami langsung melakukan evakuasi untuk melepaskan jarinya,” tambah Wahyu.

Tim Damkar menggunakan alat tang dan gunting logam untuk merusak bagian kursi yang menjepit jari balita tersebut. Setelah sekitar 30 menit, proses pelepasan berhasil dilakukan.

Meskipun tidak mengalami luka serius, jari balita mengalami pembengkakan ringan. Oleh karena itu, petugas menyarankan orang tua untuk membawa anaknya ke puskesmas terdekat guna pemeriksaan lebih lanjut.

Sebagai bentuk perhatian, tim Damkar juga mengajak Quenza berkeliling dengan mobil pemadam kebakaran agar ia merasa lebih tenang. Wahyu juga mengungkapkan bahwa kejadian serupa sering terjadi dan menjadi salah satu insiden yang cukup sering ditangani oleh tim Damkar.

“Kami mengimbau agar orang tua lebih waspada dan selalu mengawasi aktivitas anak-anak, terutama di usia balita yang cenderung aktif dan ingin mencoba hal-hal baru,” tutup Wahyu.