MADIUN, terbitan.com– Jasad Wahyudiono (65), korban banjir dari Desa/Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, akhirnya ditemukan di aliran Sungai Bengawan Solo, tepatnya di Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, pada Senin (17/3/2025) sekitar pukul 16.00 WIB.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun, Bobby Saktia Putra Lubis, membenarkan penemuan jasad tersebut. “Sudah dipastikan jasad yang ditemukan adalah korban dari Kabupaten Madiun,” ujar Bobby saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Jasad korban telah dievakuasi oleh tim BPBD Blora. Saat ini, pihak keluarga sudah berada di Kabupaten Blora untuk proses identifikasi dan pemulangan jenazah. Sementara itu, tim BPBD Kabupaten Madiun bersama ambulans masih dalam perjalanan untuk menjemput korban.

Sebelumnya, peristiwa tragis ini terjadi akibat tergerusnya pondasi rumah korban oleh arus sungai di Desa/Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun. Insiden tersebut menyebabkan dapur dan salah satu kamar rumah ambruk, mengakibatkan Wahyudiono yang tengah menunaikan ibadah salat magrib jatuh dan terseret arus sungai.

Menurut Bobby, kejadian itu berlangsung sekitar pukul 18.00 WIB, sesaat setelah berbuka puasa. “Korban sedang salat magrib di bangunan yang digunakan sebagai musala, yang berada di atas plengsengan,” ungkapnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan bahaya erosi dan banjir di daerah bantaran sungai, terutama saat musim hujan. Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan segera melaporkan potensi bencana kepada instansi terkait.