MADIUN, terbitan.com – Suasana tenang di Dusun Templek, Desa Ngadirejo, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, mendadak berubah mencekam pada Senin sore (18/8/2025). Sekitar pukul 15.10 WIB, dua kali ledakan keras terdengar dari rumah milik Arkanah (50). Dalam hitungan detik, api berkobar hebat, melahap seisi rumah.

Tetangga korban, Sarmanto, yang mendengar ledakan langsung panik. Ia bergegas keluar rumah dan mendapati kobaran api menjilat atap rumah Arkanah. Tanpa pikir panjang, ia bersama warga sekitar berupaya melakukan pemadaman seadanya sambil menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Tak berselang lama, 5 personel Damkar Kabupaten Madiun dengan 2 unit mobil pemadam tiba di lokasi. Mereka berjibaku melawan si jago merah yang semakin menggila, diperparah kondisi angin kencang dan asap tebal. Setelah hampir dua jam berjuang, api akhirnya berhasil dijinakkan dan tidak sempat merembet ke rumah tetangga lain.

Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, rumah beserta perabotan korban hangus terbakar. Kerugian materiil ditaksir mencapai Rp25 juta.

Gatot Personil Pemadam Kebakaran Kabupaten Madiun menjelaskan bahwa penyebab kebakaran diduga kuat akibat korsleting listrik. “Ledakan dan api muncul begitu cepat. Kami mengingatkan masyarakat agar selalu waspada dan melakukan pengecekan instalasi listrik secara rutin untuk menghindari kejadian serupa,” ujarnya.

Kejadian ini menjadi pengingat betapa bahayanya korsleting listrik, yang kerap terjadi secara tiba-tiba dan bisa menimbulkan kerugian besar hanya dalam hitungan menit.