BONDOWOSO, Terbitan.com – Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Amir Hidayat, Kabupaten Bondowoso menyebut jika kerusakan yang terjadi pada sarana-prasarana Taman Makam Pahlawan (TMP) salah-satunya disebabkan oleh hal mistis.
Menurutnya, semakin banyak anggaran perawatan yang masuk di TMP kota Kulon, kecamatan Kota Bondowoso.Maka semakin banyak pula hal aneh atau petaka yang akan terjadi.
“Kalau anggaran perawatannya naik, pasti akan terjadi musibah. Tahun 2017 kan Rp 50 juta dan 2018 naik 60 juta. Makanya sekarang turun lagi jadi 50 juta lagi,” jelas Amir, Selasa (16/7/2019).
Sementara Robi, salah satu Kasi yang membidangi perawatan TMP di Kota Kulon dan Tamanan membenarkan kejadian mistis tersebut. Menurutnya, seringnya terjadi kejadian mistis menjadi pemicu tingginya biaya perawatan yang harus dikelurkan.
Kerusakan yang dimaksud yakni ambrolnya plafon bangunan, mati lampu, konsleting listrik, dan pagar roboh.
“Kalo anggaran naik pasti aja ada musibah, seperti pagar roboh, lampu baru dapat tiga hari sudah mati. Itu (Plafon) baru tahun kemarin diperbaiki, eh malah sekarang sudah bobol lagi,” jelasnya.
Lebih jelas Robi mengatakan pekerja kebersihan di TMP ada 3 orang, dua orang di TMP Kota Kulon dan satu orang di TMP Tamanan. Sedangkan honor mereka tiap bulan Rp 300 ribu per bulan.
Ironinya, ada pernyataan tidak sama terkait anggaran tahun 2017 sebesar Rp 97 juta yang dibenarkan oleh Robi. Namun berbeda oleh kepala Dinsos yang mengaku hanya Rp 50 juta.
“Honor pekerja kebersihan untuk tiga orang juga ambil dari dana perawatan itu. Juga biaya cat dan yang kerja habis Rp 7 juta, dan biaya lainnya,” pungkasnya.



Tinggalkan Balasan