MADIUN, terbitan.com — Sebuah mobil Isuzu Panther berwarna hijau mengalami kecelakaan tunggal hingga terperosok dan terguling di pekarangan warga Desa Jatirejo, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, pada Jumat (16/1/2026).
Peristiwa tersebut sempat mengundang perhatian warga sekitar karena kondisi kendaraan yang terbalik dengan bodi mengalami kerusakan cukup parah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, kecelakaan bermula saat mobil melaju dari arah barat menuju timur dengan kecepatan cukup tinggi. Saat memasuki tikungan yang berada di wilayah Desa Jatirejo, pengemudi diduga tidak mampu menguasai haluan kendaraan sehingga mobil keluar jalur dan masuk ke pekarangan milik warga.
Menurut keterangan Maji, salah satu warga yang menyaksikan langsung kejadian tersebut, kendaraan terlihat melaju kencang sebelum akhirnya kehilangan kendali. Akibat kondisi jalan yang menikung serta kecepatan kendaraan, mobil tidak mampu bermanuver dengan baik dan langsung terperosok ke area pekarangan.
“Mobil dari arah barat jalannya kencang. Pas di tikungan, pengemudi tidak bisa menguasai kemudi. Mobil langsung masuk ke pekarangan warga dan kemudian terguling,” ujar Maji kepada wartawan.
Setelah keluar jalur, mobil diketahui mengalami pecah ban pada tiga rodanya. Kondisi tersebut menyebabkan kendaraan kehilangan keseimbangan hingga akhirnya terguling. Akibat insiden tersebut, sebagian besar bodi mobil mengalami kerusakan cukup parah, terutama pada bagian samping dan atap kendaraan.
“Meski kendaraan mengalami kerusakan berat, beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu segera berdatangan ke lokasi untuk memberikan pertolongan awal serta memastikan kondisi pengemudi dan penumpang aman” Tambah Maji
Selain itu, warga juga berupaya mengamankan lokasi kejadian agar tidak membahayakan pengguna jalan lain. Mengingat posisi mobil yang berada di dekat badan jalan, warga sempat mengatur lalu lintas secara manual sebelum pihak terkait datang ke lokasi.
Hingga berita ini diturunkan, kendaraan telah dalam proses penanganan untuk dievakuasi dari pekarangan warga. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para pengguna jalan agar lebih berhati-hati, khususnya saat melintas di jalur tikungan dan permukiman warga, serta tidak memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi demi keselamatan bersama.


