NGAWI, Terbitan.com – Seorang warga Desa Waruk Tengah Kecamatan Pangkur Kabupaten Ngawi mengamuk tanpa sebab yang jelas. Pelaku yang diketahui bernama Slamet (35 tahun) merusak fasilitas milik warga dan menyerang sejumlah orang termasuk kepala desa, Supono yang justru berniat melerai. Senin (13/10/25)

Peristiwa bermula saat warga melaporkan tindakan Slamet yang mengamuk di lingkungan tempat tinggalnya. Supono selaku Kades langsung mendatangi lokasi untuk menenangkan pelaku. Namun naas justru dirinya turut menjadi korban amukan.

“Saya ditelepon warga minta tolong katanya Slamet ngamuk, saya cari di rumah warga tidak ada. lalu saya ke rumahnya dia tidak sadar sambil menjilati darahnya,” ujar Supono.

Supono mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab kemarahan Slamet namun saat mencoba mendekati pelaku, ia justru dipukul dan dicakar.

“Saya tidak tahu kronologi lengkapnya, itu nanti pengembangan dari pihak Kepolisian yang jelas saya kena pukulan di pelipis dan cakaran didekat mata,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolsek Pangkur AKP Nur Hidayat saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebut pelaku sempat menyerang tiga warga dan merusak kendaraan serta rumah milik warga sekitar.

“Benar ada kejadian warga mengamuk, pelaku cukup temperamental statusnya bujang, ada tiga warga yang jadi korban termasuk Mbah Lurah yang berniat melerai, “ujar AKP Nur Hidayat.

Polisi yang tiba di tempat kejadian mendapati Slamet dalam kondisi pingsan. Ia kemudian dibawa ke Puskesmas pangkur untuk mendapat perawatan sementara 3 korban lainnya juga menjalani visum.

AKP Nur Hidayat menjelaskan dari pemeriksa pemeriksaan awal Slamet tidak memiliki riwayat gangguan kejiwaan. Pun tidak dalam keadaan mabuk atau pengaruh minuman keras.

“pelaku sudah kami amankan di Polres Ngawi untuk proses penyelidikan lebih lanjut, diduga ada permasalahan pribadi yang menjadi motifnya. “pungkas Kapolsek Pangkur.