MADIUN, terbitan.com – Sebuah pohon trembesi berdiameter kurang lebih 1,5 meter dengan tinggi sekitar 10 meter tumbang dan menutup akses Jalan Raya Kaibon–Nglandung, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Senin (16/2/2026).
Selain menghalangi badan jalan, pohon jenis trembesi tersebut juga menimpa sebuah warung milik warga di tepi jalan. Peristiwa ini diduga akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sehingga menyebabkan akar pohon tidak mampu menahan beban.
Anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun, Mursito, menyampaikan bahwa pihaknya segera bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat.
“Begitu mendapat informasi, kami langsung menuju lokasi bersama tim gabungan. Proses evakuasi berjalan sekitar satu setengah jam hingga material pohon berhasil disingkirkan,” ujar Mursito.
Evakuasi melibatkan tim gabungan dari BPBD, Damkar, serta unsur TNI dan Polri. Selama proses pembersihan berlangsung, arus lalu lintas sempat tertutup total.
Setelah dilakukan pemotongan dan pembersihan batang serta ranting pohon, jalur penghubung antarwilayah tersebut kembali dapat dilalui kendaraan seperti biasa.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian material pada warung yang tertimpa masih dalam pendataan.
Mursito mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama saat terjadi hujan deras disertai angin kencang, serta segera melaporkan jika ditemukan potensi pohon rawan tumbang di sekitar permukiman maupun tepi jalan.
“Kami mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera berkoordinasi dengan aparat setempat apabila ada potensi bahaya,” pungkasnya.


