PURUK CAHU,Terbitan.com – Masih belum hilang dari ingatan peristiwa penambang emas tradisional tewas tertimbun tanah longsor di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah beberapa waktu lalu, kini peristiwa serupa terjadi di Kabupaten Murung Raya tepatnya di Desa Olong Hanangan, Kecamatan Tanah Siang Selatan, Senin (7/12) sekitar pukul 13.15 WIB.

Tiga orang penambang emas tanpa izin dari desa tersebut yakni Diban, Lamri, dan Reji tertimbun tanah yang longsor.

Saat itu, ketiganya sedang melakukan penambangan emas di dalam lobang tambang yang dibuat mereka. Tiba-tiba saja tanah longsong dan mengubur mereka.

Dari kejadian itu, baru dua jenazah yang berhasil dievakusi, sementara satu orang lainnya masih dalam pencarian oleh warga setempat dibantu pihak kepolisian, TNI, dan BPBD.

Kapolres Mura AKBP I Gede Putu Widyana melalui Kasat Reskrim AKP Ronny M Nababan ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut, saat ini pihaknya membantu warga untuk melakukan pencarian satu orang penembang yang masih tertimbun tanah.

“Kita sedangkan melakukan pencarian terhadap satu orang korban yang masih tertimbun,” ujar Kasat.

Sementara salah seorang warga, Rudi juga menyebutkan bahwa saat ini warga beramai-ramai membantu penggalian lobang untuk mencari korban yang hilang tertimbun. “Masih dalam proses pencarian sampai malam ini di lokasi,” sebutnya.