KUPANG, terbitan.com – Yakob Bonat (55 tahun) warga Rt. 001/Rw. 001 Desa Tanah Putih, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang – NTT nyaris tewas di mangsa buaya muara, Kamis (04/04/2019) sekitar pukul 03.00 wita.

Sempat bergelut dengan buaya, nyawa korban Yakob Bonat selamat lantaran pergerakan buaya dihalangi pukat dan perahu milik korban. 

Akibat bergelut dengan buaya, korban mengalami luka sobek otot paha kanan, luka sobek pada bagian perut serta tangan kanan korban patah.

Willy Kotten, salah seorang kerabat korban menuturkan korban sebelum kejadian itu bersama rekannya ke pantai untuk menjaring ikan di muara, saat itu korban menggunakan sampan sejak malam hari memasang jaring. Menjelang pagi saat air laut surut, korban hendak mengambil ikan, secara tiba-tiba muncul dari arah depan dan menyambar korban.

“Untung ada sampan dan jaring yang terpasang sehingga terhalang. Tapi korban sempat berkelahi dengan buaya sehingga sebagian tubuh korban luka. Setelah itu rekan korban menolong korban yang saat itu pingsan, kemudian menelepon keluarga untuk mengantar korban ke puskesmas,” katanya.

Setelah kejadian itu korban langsung dibawa ke Puskesmas Oesao untuk mendapatkan perawatan medis, sebelum dirujuk ke RSUD Prof. Dr. W. Z Johanes Kupang.

Kepala Puskesmas Oesao, dr. Desemiyeti Ngatriany mengatakan, pihaknya hanya menangani luka-luka robek dan harus dijahit.

“Total jahitan cukup banyak di sekujur tubuh akibat korban sempat berkelahi dengan buaya. Bahkan tangan kanannya mengalami patah sehingga dirujuk ke RSUD Prof. Dr. W.Z Johanes Kupang,” pungkasnya.