SAMPANG, Terbitan.com – Bupati Sampang H. Slamet Junaidi sejak periode pertamanya terus konsisten dalam memberikan bantuan kepada ribuan anak yatim di wilayah Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.

Tak hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bupati Sampang justru rela mengeluarkan uang pribadi untuk menambah bantuan yang diberikan kepada anak yatim dalam setiap bulannya.

Seperti diberitakan terbitan.com sebelumnya, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sampang, H. Moh. Anwari Abdullah membenarkan bahwa Pemkab Sampang melalui Dinas hanya menganggarkan uang Rp. 500 ribu per anak yatim serta transportasi antar jemput.

“Yang telah dianggarkan oleh Pemkab Sampang melalui Dinas Sosial hanya uang Rp. 500 ribu dan Transport antar jemput,” kata Anwari pada terbitan.com, Rabu (16/09/2026) beberapa waktu lalu.

Saat ditanya mengenai konsumsi atau paket sembako lainnya, Anwari menjelaskan bahwa hal itu dikoordinir organisasi non Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Kalau masalah donat JCO termasuk konsumsi itu bukan dari Dinsos Mas, Tapi murni dari Bapak Bupati yang dikoordinir mas Andi Tambelangan itu Mas,” imbuhnya.

Salah satu aktivis di Kabupaten Sampang Abdullah mengapresiasi rutinitas Bupati Sampang dalam membantu anak yatim. Menurutnya, meski bukan nilai yang sedikit namun Aba Idi tetap melakukannya dengan rutin.

“Terus terang saya bangga, bagi kami ini bukan nilai yang sedikit. Meski memang yang diberikan bukan berbentuk uang secara langsung, kalau saya hitung pernak Rp.70 ribu sekitar Rp.400 jutaan per tahun,” singkatnya.

Sekedar untuk diketahui baru-baru ini beredar kabar tak sedap mengenai program tersebut. Terbitan.com masih melakukan investigasi lebih dalam mengenai kebenaran kabar yang menyeret nama Bupati Sampang dalam kegiatan sosial itu. (Bersambung)