TANGERANG, terbitan.com – Masalah sampah yang tak terkendali di Kabupaten Tangerang kembali dikeluhkan. Setelah sebelumnya warga mengeluhkan sampah di sekitar Pasar Sentiong Balaraja, kini giliran warga Desa Koper Kecamatan Kresek yang bersuara.
Aktivis pemuda Koper, Asep Syaefullah mengatakan, di wilayahnya, tumpukan sampah terlihat Kp. Seupang RT 003 RW 001 Desa Koper. “Lokasinya di pinggir jalan desa sehingga membuat desa kami terkesan kumuh,” ujar Asep.
Menurutnya, keberadaan sampah yang dibuang oleh warga ini sering menimbulkan pencemaran lingkungan. “Kalau hujan mengeluarkan bau yang tidak sedap. Saya khawatir sampah ini akan berdampak pada kesehatan warga,” ujar Asep yang juga anggota Banser ini.
Menurutnya, warga setempat terpaksa membuang sampah di sana karena sejauh ini aparat desa tidak menyediakan tempat pembuangan sampah khusus. “Warga sebenarnya tidak ingin membuang sampah sembarangan. Tapi karena tidak tersedia tempat sampah, mereka kebingungan hingga membuang sampah di pinggir jalan ini,” ungkapnya.
Untuk itu, dia bersama segenap elemen warga Koper minta kepada aparat desa agar segera mencarikan solusi atas masalah ini. “Tolong kepada aparatur desa agar masalah sampah ini segera ditindak lanjut,” tambah Asep. Dia juga minta pihak aparat desa lebih peka dalam menjalankan kerja. “Jangan hanya mementingkan kepentingan pribadinya sendiri, soalnya di Koper ini banyak sekali yg harus dibenahi,” tegasnya.
Terkait masalah ini, Kades Koper belum bisa dikonfirmasi. Saat hendak ditemui di kantornya, yang bersangkutan tidak ada di tempat.



Tinggalkan Balasan