BONDOWOSO, Terbitan.com – Tinggal menghitung hari, Ramadan 1441 H, akan tiba. Semua petugas gabungan dari unsur TNI-Polri, BPBD dan Dinas Kesehatan perketat keluar masuk penumpang di terminal Bondowoso.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bondowoso, Kukuh Triyatmoko mengimbau para penumpang hendaknya mengikuti prosedur yang ditetapkan pemerintah.
Baik penumpang yang akan naik dan turun dari kendaraan angkutan umum. Mereka diarahkan ke posko observasi yang sudah disiapkan.
“Tujuannya untuk mendata dan menyaring pendatang yang masuk ke Kabupaten Bondowoso. Bila ada terdeteksi penumpang sakit, maka langsung diarahkan ke rumah sakit setempat,” paparnya.
Tegas Kukuh, sebanyak sepuluh personel gabungan akan disiagakan selama jam operasional terminal. “Sejak kedatangan bus pertama pukul 04.30 WIB hingga kedatangan terakhir bus malam pukul 24.00 WIB,” ungkapnya.
Sementara Kapolres Bondowoso AKBP Erick Frendriz mengatakan, setiap penumpang wajib mengikuti prosedur yang sudah ditetapkan. Penumpang terlebih dahulu cuci tangan, masuk bilik disinfektan, pengukuran suhu tubuh dan pendataan.
Sejatinya, sudah ada posko Covid-19 dan semua sudah ditata oleh Pemerintah Daerah melalui gugus tugas peningkatan kewaspadaan penyebaran Covid-19
“Target kami apabila perkembangan situasi lain kita akan buat check poin seperti ini di beberapa tempat. Kurang lebih empat sampai lima tempat di pintu-pintu masuk Bondowoso, ” katanya, Selasa (31/3/2020).
Lanjut Kapolres Erick, antisipasi penyebaran Covid-19 di terminal tersebut akan berlangsung hingga Hari Raya Idul Fitri. “Kami tidak ingin terdapat pemudik yang menjadi carrier pembawa virus ke Bondowoso,” pungkasnya.



Tinggalkan Balasan