SANANA,terbitan.com – Gelombang tinggi dan abrasi laut merusak keberadaan Jalan Nasional di Desa Bega Kecamatan Subesi Timur Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara. Dinding penahan ombak yang rusak parah akibat abrasi kini membuat jalan tersebut terancam rusak total.
Jarak antara bibir pantai dan badan jalan utama terus menyusut hingga hanya tersisa kurang sekitar dua meter, menciptakan risiko besar bagi para pengguna jalan. Warga setempat , menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi ini.
“Abrasi di wilayah kami sudah rusak parah pada badan jalan. Jika tidak ada penanganan segera, jalan ini bisa terputus total dalam beberapa bulan ke depan,” ungkapnya, Rabu (23/7/25).
Selanjutnya, Kerusakan jalan nasional ini memiliki dampak yang luas, termasuk terganggunya distribusi kebutuhan pokok dari Sanana ke desa-desa sekitarnya. Kondisi tersebut juga berpotensi mengisolasi beberapa desa di Kecamatan Sulabesi Tengah
Masyarakat setempat mendesak pemerintah, khususnya instansi terkait di Provinsi Maluku Utara untuk segera mengambil tindakan konkret. Peninjauan langsung ke lokasi dan upaya penanganan yang serius sangat diperlukan untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.
Apabila tidak segera ditangani, kondisi ini bukan hanya mengancam infrastruktur jalan, tetapi juga perekonomian dan kesejahteraan warga yang bergantung pada akses jalan tersebut.


