JAKARTA, terbitan.com – Pemilu 2019 digelar hari ini, Rabu 17 April 2019. Sejumlah elemen meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) bersikap profesional dalam pelaksanaannya.
Hal ini seperti diungkapkan Ketua Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jakarta Pusat Bung Jacky Jamrewav. Menurutnya, KPU sebagai penyelenggara pemilu yang diamanatkan oleh UU No. 7 Tahun 2017 harus mampu menjadi lembaga penyelenggara yang profesional dan kredibel.
“Sehingga pemilu 2019 ini dapat menjadi pemilu yang berkualitas untuk melahirkan para wakil rakyat serta pemimpin bangsa dan negara yang terbaik berdasarkan pilihan rakyat Indonesia,” katanya.
Lebih lanjut, Bung Jacky-sapaan akrabnya menegaskan, KPU harus tetap bersikap netral dan tidak boleh ‘masuk angin’ dalam proses pemungutan dan penghitungan suara. Karena hal itu dapat merusak kepercayaan dan harapan rakyat untuk mendapatkan para wakil-wakil rakyat dan pemimpin terbaik.
“Apalagi KPU dengan anggaran belasan triliun tidak boleh tergoda oleh rayuan-rayuan oknum elit busuk. Sehingga yang terpilih nanti dari pemilu 2019 ini adalah mereka yang benar-benar terbaik berdasarkan pilihan rakyat,” ujarnya.
Pihaknya berharap agar KPU tidaj menghianati ataupun menghancurkan kepercayaan rakyat, dengan termakan godaan elit-elit busuk. “Jangan sampai ada keraguan terhadap netralitas KPU dalam pemilu serentak ini,” tambahnya.



Tinggalkan Balasan