TANGERANG, terbitan.com – Menjelang Pesta Demokrasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Desember mendatang, berbagai pihak diminta menjaga suasana kondusif. Hal ini disampaikan Wakil Ketua DPC Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar (BPPKB) Kabupaten Tangerang, H. Bimo. SH.

Menurutnya, meski antar calon Kepala Desa (Kades) akan berkompetisi memenangkan Pilkades, tapi hendaknya ajang ini dijadikan sarana komunikasi sesama calon Kades. “Mari sama-sama menjalani pesta demokrasi Pilkades ini secara damai, aman dan tidak ada Intimidasi,” kata H. Bimo mendampingi Ketua DPC BPPKB Kabupaten Tangerang, Ary As’ari Marnan.

Pihaknya berharap, dalam Pilkades Kabupaten Tangerang 1 Desember 2019 mendatang, tidak adanya gejolak politik dan Intimidasi antar calon Kades. “Jangan ada benturan pendukung satu calon kepada calon lainnya,” ungkapnya.

Di sisi lain, BPPKB juga menekankan untuk calon Kades agar menjaga etika berdemokrasi, menjaga keamanan, dan kedamaian. Sebab, jika pesta demokrasi diwarnai dengan gejolak kerusuhan dan tidak dijalankan dengan benar, yang akan dirugikan adalah masyarakat, karena pembangunan bakal terhambat.

“Jadi, nantinya Kades yang menang jangan sombong dan harus bisa merangkul semua pihak. Yang kalah pun  hendaknya menerima kekalahan dengan lapang dada, serta mendukung penuh seluruh program yang akan dijalankan Kades yang baru,” pesannya.

Sebab, pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat perlu dikedepankan daripada ambisi pribadi. Selain itu, berbagai pihak harus ikut serta menjaga nama baik wilayah dan tidak merusaknya untuk kepentingan pribadi.

Sekedar diketahui, berdasarkan jadwal persiapan Pilkades, mulai tanggal 3-8 September akan dilakukan pembahasan penyusunan rencana biaya Pilkades, pembahasan tata tertib dan rencana pelaksanaan Pilkades.

Seperti diketahui, Pilkades serentak di kabupaten Tangerang akan diikuti oleh 153 desa. Semula Pilkades akan dilaksanakan 8 Desember, tapi dimajukan menjadi 1 Desember.

Penulis : Ananta Putra