BONDOWOSO, terbitan.com – Ketua PCNU Bondowoso, KH Abd Qodir Syam menyerehkan sepenuhnya kepada PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) mau berkoalisi dengan partai manapun. Hal itu disampaikan saat seluruh pengurus dan caleg PKB bersilaturrahim di kantor PCNU (Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama) di Blindungan, Kecamatan Kota, Rabu (1/05/2019)

“Urusan koalisi. Saya serahkan sepenuhnya kepada PKB untuk berbuat yang manfaatnya nanti kepada NU dan umat. Sebab, PKB lebih mengerti dalam urusan politik,” katanya.

Namun demikian, dia mengingatkan agar dalam memutuskan koalisi dengan partai lain, paling tidak harus mempunyai kesamaan visi dan misi.

“Partai di indonesia ini ada nasionalis dan religius. Sementara partai yang religius ada yang kaku juga ada yang luwes, dan PKB yang paham ini,” paparnya.

Sementara ditempat yang sama, Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Bondowoso, H Ahmad Dhafir mengatakan kedatangannya dengan Caleg dan segenap jajaran PKB di PCNU dalam rangka menyampaikan capaian kontestasi.

Segala persiapan dalam proses kontestasi Pemilu serentak 17 April 2019 kemarin. Mulai tahapan launching pendaftaran Caleg, proses Fit And Proper test dan pelaksanaan kampanye pihaknya juga menyampaikan kepada PCNU.

“Kami sudah selesai bekerja melaksanakan pemilu, tentunya kami melapor juga kepada PCNU. Karena kami sadar, bahwa pendiri PKB adalah NU,” tuturnya.

Sejatinya, PKB menjadi pemenang di pileg 2019. Maka siap melaksanakan tugas-tugas dan tanggungjawab yang diberikan oleh NU.

Lanjut Dhafir, sikap politiknya nanti lebih kepada kepentingan masyarakat Bondowoso, khususnya pada kesejahteraan umat NU. Karena pemilu ini PKB mendapatkan 14 kursi, dan terbanyak dari partai yang lain.

“Karena partai dan saudara kita tentunya mempunyai niat dan tujuan yang sama. Maka untuk kemajuan Kabupaten Bondowoso, PKB akan bersama dan selalu mendukung,” pungkasnya.