NGAWI, terbitan.com – Dalam rangka meningkatkan kapasitas dan peran strategis Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Ngawi menyelenggarakan kegiatan sosialisasi dan pembinaan bagi perwakilan anggota BPD se-Kabupaten Ngawi. Kegiatan ini digelar di Ruang Kresna Notosuman pada Senin (30/06/2025).
Kepala Bidang Pemerintahan Desa DPMD Ngawi, Arif Syarifudin, menyampaikan bahwa sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya memperkuat fungsi pemerintahan desa, khususnya dalam menghadapi tahapan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa) yang berlangsung dari Juni hingga September 2025.
“Kegiatan penguatan peran BPD sangat penting karena BPD memiliki fungsi pemerintahan. Saat ini desa sedang dalam tahapan penyusunan RKP yang dimulai Juni dan berakhir September. Kita harus bersinergi,” ujar Arif dalam sambutannya.
Selain fokus pada penyusunan RKP Desa, kegiatan ini juga menjadi momen perkenalan Sibermata (Sistem Informasi Pembelajaran Mandiri Terpadu), sebuah inovasi digital dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Program ini dirancang untuk memberikan akses pelatihan mandiri secara daring kepada anggota BPD yang belum sempat mengikuti pelatihan konvensional.
“Partisipasi dari Kabupaten Ngawi dalam pelatihan masih relatif kecil. Karena itu, selain bimtek secara langsung seperti ini, kita juga dorong pemanfaatan Sibermata,” tambah Arif.
Meskipun kegiatan ini hanya diikuti sebagian perwakilan ketua BPD dari masing-masing wilayah, DPMD berharap para peserta dapat menyebarluaskan informasi dan pemahaman kepada rekan-rekan BPD lainnya.
“Kita harapkan ke depan bisa lebih maksimal dan yang lain bisa belajar mandiri melalui aplikasi Sibermata,” jelas Arif.
Salah satu peserta, Marsono, anggota BPD dari Kecamatan Karangjati, menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat, khususnya dalam persiapan penyusunan dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Desa untuk periode 2026–2027.
“Terkait sosialisasi pagi ini, kami mendapat arahan untuk segera menyusun RPJM Desa 2026 dan 2027 karena periode sebelumnya, yakni 2019–2025, sudah berakhir. Kami diminta segera berkoordinasi dengan kepala desa untuk menyiapkannya,” ungkap Marsono.
Melalui kegiatan ini, DPMD Ngawi berharap seluruh anggota BPD dapat memahami peran strategis mereka secara lebih mendalam serta mampu menjalin sinergi yang baik dengan pemerintah desa dalam rangka mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang baik, transparan, dan partisipatif.
- Arif Syarifudin DPMD
- Berita Ngawi Hari Ini
- BPD Jawa Timur
- BPD Karangjati
- BPD Ngawi
- Digitalisasi Pemerintahan Desa
- DPMD Ngawi
- Kabupaten Ngawi.
- Pelatihan BPD Online
- Pemerintahan Desa Ngawi
- Penguatan Kapasitas BPD
- Program Inovatif Desa
- RKP Desa 2025
- RPJM Desa 2026–2027
- Sibermata Jatim
- Sistem Informasi Pembelajaran Mandiri Terpadu
- Sosialisasi BPD
- Sosialisasi Pemerintahan Ngawi


