Bangkalan, Terbitan.com –Warga di Perumahan Griya Indah Lestari dan Griya Utama 2, Martajasah, Kabupaten Bangkalan, mengeluhkan aliran air bersih yang macet hampir sepekan terakhir. Pasokan dari PUDAM PD Sumber Sejahtera disebut tidak normal, membuat aktivitas sehari-hari terganggu.

Sejumlah warga terpaksa membeli air tambahan hingga menumpang mandi ke rumah kerabat. Wakil Ketua RW Griya Utama 2, Khoiron Gazan, menyebut keluhan terus berdatangan.

“Ada yang airnya kecil sekali, ada yang sama sekali tidak keluar. Ini sudah hampir satu minggu,” ujarnya, Selasa (12/05/2026).

Menurut Khoiron, kondisi paling parah terjadi malam hingga pagi hari, saat kebutuhan air rumah tangga meningkat. Ia menilai lambannya penanganan membuat warga kecewa.

“Gangguan bisa saja terjadi, tapi harus ada penjelasan dan solusi cepat. Warga bingung karena tidak ada kepastian,” tambahnya.

Kepala PUDAM PD Sumber Sejahtera Bangkalan, Sjobirin Hasan, mengakui pihaknya masih menelusuri penyebab gangguan. Dugaan sementara mengarah pada kebocoran pipa distribusi sebelum masuk ke wilayah pelanggan.

“Diprediksi ada kebocoran besar, tapi air tidak muncul ke atas karena tanah batu karang. Air langsung merembes ke bawah,” jelasnya.

Sjobirin menambahkan, penggunaan pompa hisap oleh pelanggan juga memperlambat normalisasi distribusi.

“Sekitar 80 persen pelanggan di GU memakai alat hisap, sehingga distribusi jadi tidak merata,” katanya.

Selain itu, PUDAM kini mengevaluasi kapasitas pompa di zona barat karena debit air dinilai tidak lagi mencukupi kebutuhan pelanggan yang terus meningkat. Hingga kini, aliran air ke Griya Utama 2 dan Griya Indah Lestari masih belum kembali normal sepenuhnya.