Madiun, Terbitan.com – Umat Tri Dharma di Kota Madiun melaksanakan sembahyang malam Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili di TITD Hwie Ing Kiong pada Selasa malam (28/1). Sebanyak 50 jemaat hadir dengan penuh khidmat dalam rangkaian ibadah menyambut tahun baru.

Wakil Humas I TITD Hwie Ing Kiong Madiun, Martino Liem, menjelaskan bahwa sembahyang kali ini dimulai lebih awal dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Biasanya kita memulai ibadah tengah malam pukul 00.00 WIB, tetapi kali ini kita laksanakan lebih awal, mulai pukul 22.00 hingga 23.00 WIB,” ujarnya.

Rangkaian ibadah diawali dengan sembahyang kepada Tuhan Yang Maha Esa, yang dalam kepercayaan Konghucu disebut “Xien Alam Semesta.” Setelah itu, umat melanjutkan sembahyang di altar utama yang dipersembahkan kepada para dewa.

“Sesuatu yang baru harus diawali dengan hal-hal baik agar kita mendapatkan berkah sepanjang tahun. Sembahyang ini juga menjadi momen refleksi diri dan ungkapan syukur karena telah melewati berbagai rintangan hingga saat ini,” tambah Martino Liem.

Perayaan Imlek tahun ini bertepatan dengan Tahun Sio Ular berunsur Kayu, yang memiliki makna mendalam. Elemen Kayu melambangkan pertumbuhan dan spiritualitas, sementara Ular yang berganti kulit menjadi simbol transformasi diri.

“Kita diharapkan bisa bertransformasi menjadi lebih spiritual, lebih mengenal diri kita yang sesungguhnya, dan menemukan jati diri,” pungkasnya.

Dengan semangat kebersamaan dan harapan baru, umat Tri Dharma di Madiun menyambut Tahun Baru Imlek dengan doa dan refleksi diri, berharap berkah dan kebaikan sepanjang tahun 2576 Kongzili.