TANGERANG, terbitan.com – Aliran sungai Cidurian yang melintasi dua kabupaten Tangerang dan Serang diduga kembali tercemar. Pantauan terbitan.com Selasa (2/7) sekitar pukul 15.00 Wib, air sungai Cidurian terlihat hitam pekat dan menimbulkan bau menyengat.

Hal ini seperti terjadi di RT/RW 003/002 Kp. Seupang Desa Koper Kec. Kresek Kab. Tangerang. “Baru ini, kemaren belum hitam,” ujar Oji, warga yang tinggal di Kampung Seupang.

Kondisi ini juga dikeluhkan warga lainnya. Sebab, akibat pekatnya air sungai, mereka tidak bisa melakukan aktifitas mencuci baju dan mandi. “Bagaimana mau cuci baju, air sungainya hitam begini,” kata Ifah, warga setempat.

Diduga pekatnya air sungai ini karena pencemaran.”Proses atuh, jelas limbah industri itu. Proses hukumnya!” tegas Chaerul seorang warga kepada terbitanbanten.com.

Afandi, pengurus Komunitas Bangsa Suci mengatakan, saat ini pihaknya sedang menyiapkan perahu karet untuk sisir sungai untuk mengetahui sejauh mana pencemaran dan kerusakan sungai. “Kita sedang siapkan teknisnya. Tidak lama lagi akan turun,” ujar pria yang akrab disapa Pacet ini.

Penulis: Asep S/Mahruroji
Editor: Ananta Putra