TANGERANG, terbitan.com – Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Nurul Falah Talok Kecamatan Kresek Kabupaten Tangerang mengadakan pelepasan dan kenaikan siswa/siswi tahun ajaran 2018-2019. Kegiatan yang dilakukan secara terpadu ini dihadiri oleh Ketua Komisi VIII DPR RI, DR. HM. Ali Taher Parasong, SH.,M.Hum.

Dalam kegiatan yang diikuti oleh para siswa TK, SD, MTs dan MA Nurul Falah Talok, hadir Ketua YPI Nurul Falah Talok, Malik Fatoni.

Prosesi acara yang berlangsung  khidmat dan lancar pada Minggu (16/6) mulai pukul 08.00 Wib ini diisi berbagai rangkaian pentas seni kreatifitas siswa/i dengan penampilan tari, drama, shalawat marawis dan lainnya. Para pengisi acara adalah perwakilan masing-masing tingkatan lembaga TK, SD, MTs dan MA.

“Termasuk juga kegiatan ekstrakulikuler seperti silat, pramuka semua terlibat dalam mengisi aksi panggung tersebut,” ujar Malik Fatoni seraya menjelaskan kegiatan dihadiri para alumni dan wali murid. Dijelaskan, tahun ini, YPI Nurul Falah mewisuda 20 siswa TK, 37 siswa SD, 50 siswa MTs dan 42 Siswa MA.

Ketua Komisi VIII DPR RI DR. HM. Ali Taher P. SH.,M.Hum., mengatakan,  Komisi yang dipimpin bermitra dengan pemerintah dalam membawahi pendidikan madrasah dan pondok pesantren.

“Saat ini kami sedang berjuang menyelesaikan RUU Ponpes. Ini adalah amanah dari rakyat yang harus kami emban dan selesaikan,” ujarnya. UU ini, menurut Ali Taher sangat penting sebagai sebuah landasan agar pendidikan madrasah dan ponpes dapat mampu bermetamorfosis menjadi pendidikan maju dan bermartabat.

“Jadi, idak lagi dimarjinalkan oleh eksistensi lembaga pendidikan lainnya terlebih bersanding dengan pendidikan umum,” paparnya. Madrasah, katanya, sama dengan sekolah umum yang punya cita-cita luhur memajukan dan mencerdaskan anak bangsa.

Ketua YPI Nurul Falah ini Malik Fatoni mengaku terharu dengan apa yang disampaikan oleh Ketua Komisi VIII DPR RI itu. Untuk itu, pihaknya bertekad dan berkomitmen untuk mengembangkan lembaga yang dikelola menjadi lembaga pendidikan yang maju dan bermartabat. “Hal ini bukan hanya impian, tapi harus  berwujud nyata,” ujar Malik.

Penulis: Ananta Putra