TANGERANG, terbitan.com – Sejak 11 Mei 2019 yang lalu, Rafiq Shabih Fadlurrahman, bocah berusia 2,5 tahun menghilang dari rumahnya di Perum Bukit Gading Balaraja Kabupaten Tanggerang.
Menurut Vera, bude Rafiq, baik warga maupun tim Basarnas sudah berupaya mencari. Namun belum juga ditemukan. Pihaknya juga melaporkan hilangnya keponakannya ini ke Polsek Balaraja.
“Terakhir saat hilang memakai baju putih celana biru. Jika ada yang melihat mohon menghubungi kami,” ungkap Vera kepada terbitanbanten.com.
Dijelaskan, Rafiq yang menghilang dari rumahnya diketahui sempat main hujan-hujanan bersama teman-teman seusianya. “Namanya anak-anak, habis hujan pada mainan air bareng-bareng di sekitar saluran air sekitar rumah,” ujarnya kepada terbitan banten.
Tapi saat anak-anak yang lain sudah kembali, Rafiq belum. Dari situlah keluarga dan warga langsung mencari. Ada dugaan Rafiq tercebur dalam saluran air itu sekitar rumahnya di Perum Bukit Gading Balaraja Kabupaten Tanggerang.
Namun, kata Vera, kemungkinannya kecil. Sebab, saluran air itu tidak lebar dan tidak dalam. “Kata orang Basarnas, kalaupun Rafiq tenggelam pasti jenazahnya bisa dapat segera ditemukan,” ujar Vera.
Tapi, sejak hilang 11 Mei 2019 yang lalu, pencarian belum membuahkan hasil. Dugaan lain menyebutkan, Rafiq dibawa seseorang. Hingga kini aparat Polsek Balaraja juga masih terus melakukan pencarian.
Penulis: Ananta Putra



Tinggalkan Balasan