Ia menegaskan telah mengambil langkah antisipatif dengan mencopot kepala bagian pengamanan pada Rutan Sigli. Terhitung hari ini kepala bagian pengamanan ditarik dan tidak lagi bertugas di Rutan Sigli.
“Bagi saya itu adalah hal yang prinsip. Harusnya dibulan Ramadhan dan jelang lebaran ini dapat menjaga keamanan agar kondusif, tapi ini kok malah mengambil tindakan yang tidak penting seperti itu,” ucap Agus.
Pasca kejadian itu, pihak Kemenkumham Aceh akan melihat kembali dampak kerugian yang ditimbulkan akibat kejadian itu. Ia menyebutkan, jika tidak terlalu besar akan segera dibangun lagi.
“Namun, jika terlalu besar, kita akan meminta dukungan pembiayaan dari pusat, agar bangunan yang di bakar itu direhabilitasi kembali,” sebutnya.
Hingga berita ini di tulis, aparat kepolisian telah turun ke lokasi kejadian untuk menenangkan napi.
Seperti yang sudah diberitakan media ini sebelumnya, sekitar pukul 12.30 WIB, sejumlah napi mengamuk dan membakar ruang kepala pengamanan yang terletak dalam Rumah Tahanan (Rutan) Sigli.
Penulis : Sigit Permono



Tinggalkan Balasan