TANGERANG, terbitan.com – Tim Kecamatan Kresek Kabupaten Tangerang hingga kini belum melakukan pendampingan terhadap korban pemerkosaan terhadap gadis di bawah umur di Kp. Nambo Desa Kresek. Hal ini seperti diungkapkan Camat Kresek, H. CR Inton kepada terbitanbanten.com (grup terbitan.com), Rabu (26/6).
Menurut Camat, tim didampingi Kapolsek Kresek dan Kanitreskim Kresek Ipda Maskuri sudah mendatangi rumah korban dengan maksud akan melakukan pendampingan. “Tapi yang bersangkutan dibawa ibunya ke Jakarta. Sehingga sampai sekarang belum bisa dilakukan,” ujar Inton di ruang kerjanya.
Meski demikian, pihaknya akan terus berupaya agar korban pemerkosaan yang masih dibawah umur itu bisa mendapatkan pendampingan. Sebab, hal ini untuk menghilangkan trauma yang dialami.
Seperti diketahui, pasca terjadinya pemerkosaan, Bunga yang masih berusia 15 tahun mengalami perubahan kepribadian menjadi sosok yang temperamental. Hal ini seperti diungkap R dan K, bibi korban.
Dampak peristiwa itu, Bunga menjadi sering mengurung diri di kamar dan tidak mau bersosialisasi. Untuk itu, ia butuh pendampingan intensif untuk mengatasi traumanya. Keluarganya khawatir kondisi Bunga menjadi lebih buruk lagi jika hal itu tak ditangani.
Bunga diduga telah diperkosa oleh 6 pemuda. Sebelum peristiwa itu, dia lebih dulu dicekoki minuman keras. Peristiwa iti diduga terjadi pada Selasa malam (4/6) atau sehari sebelum Idul Fitri. “Saat itu, keponakan saya dijemput salah satu teman lelakinya dari rumah, habis maghrib,” ujar bibi korban. Bunga baru diantar ke rumah keesokan hari pukul 05.30 Wib.
Penulis: Redaksi Banten



Tinggalkan Balasan