MALANG, Terbitan.com – Tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2019, di Kabupaten Malang terus berjalan, termasuk di Desa Saptorenggo Kecamatan Pakis Kabupaten Malang.

Pelaksanaan pesta demokrasi di wilayah tersebut, yang diikuti Lima bakal calon kepala desa, diharapkan bersih dari politik uang dan berlangsung sesuai prosedur, damai dan tanpa money politik.

Sementara itu, salah satu relawan pemantau cakades yang enggan disebutkan namanya, mengatakan kepada Terbitan.com, Kamis (20/6/19),
“Kami semua bersepakat bahwa Pilkades di daerah Saptorenggo, bukan-lah lahan pasar pesta uang,” tuturnya.

Termasuk proses money politic, jangan sampai membuat pemilih terlena karena suaranya dibeli.

“Harapan besar kami jangan sampai ada money politic. Sebab tindakan itu, dapat merugikan ketulusan masyarakat. Bahkan dapat berefek negatif terhadap pola pikir generasi muda desa di era mendatang,” terangnya.

Disampaikannya, “Kali ini kita menemukan money politic oleh salah satu team calon cakades di sebuah rumah warga, dengan membagikan kerudung dan uang Rp.50.000,- kepada warga sambil menjajikan impian impian visi dan misi cakades,” jelasnya.

Dilain sesi, salah satu calon cakades yang dimaksud saat dikonfirmasi terbitan.com, mengatakan, lain waktu aja ya mas-red, saya mau ke desa Gentong, sapanya singkat.

Sedangkan kanit Intel polsek Pakis,
saat mengetahui akan hal itu, mengatakan “Nanti akan kita tertibkan mas-red, masalah kenakalan calon, dan kita akan sosialisasikan tentang efek negatif money politic,” tutupnya.
(Samsul Arifin)