SANANA,Terbitan,com | Fadli (17) Warga Desa Kabau, Kecamatan Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) Maluku Utara dianiaya kelima oknum anggota Satgas Kodim Maluku Utara Yonif Raider Khusus 732/Banau  hingga pingsan. diduga kuat usai melakukan pesta miras.

Informasi yang dihimpun wartawan kejadian tersebut terjadi, Kamis (18/8/22) dini hari, sekitar pukul 04:50 Wit, Korban Fadli yang saat itu duduk santai di luar tentir (tenda) saat malam perayaan ramah tama Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke – 77 Republik Indonesia, tidak mengetahui apa kesalahnnya sehingga dianiaya lima oknum Satgas TNI ini.

Saat sedang asyik duduk, tiba-tiba
kelima oknum anggota Satgas TNI ini datang dan melakukan penganiayaan terhadap korban. Kelima anggota Satgas TNI ini, yang baru diketahui identitas mereka adalah Soleman dan Markus, sementara tiga oknum anggota TNI lainnya belum diketaui identitas mereka.

Kelima Anggota Satgas menyeret korban sekiatar 70 meter dari tempatnya korban duduk, lalu menganiayaan korban. Tidak hanya sampai disitu, kelima oknum anggota Satgas TNI ini bahkan menyeret korban di tengah-tengah tente (tenda) pada malam perayaan ramah tama.

Melihat aksi kelima anggota TNI ini, warga dan Kepala Desa Kabau Pantai melerai akasi premanisme yang dilakukan kelima anggota Satgas TNI terhadap korban.

“Akibat aksi bar-bar yang dilakukan oknum anggota Satgas TNI ini, korban mengalami luka memar di wajah bagian kiri serta di kepala bagian kiri picah. Bahkan, dibeberapa titik tubuh korban mengalami memar dan tak bisa digerakan karena sakit.

Nursina Fataruba, ibu korban saat ditemui wartawan mengakui jika anaknya dianiaya kelima oknum anggota Satgas TNI, “Sebenarnya semalam itu, terjadi penganyayaan terhadap tiga orang masyarakat hanya yang paling parah anak saya,” ucap Nursina.

Sebagai orang tua korban, Nursina berharap kepada Dandim untuk segera melakukan penangkapan terhadap pelaku untuk diproses secara hukum militer.

“Dan segera menarik anggota Satgas TNI dari Desa Kabau Pantai, karena membuat tindakan kekerasan bukan melindungi dan mengayomi warga masyarakat,” pintanya.[dn]