SANANA, terbitan.com – Hari ke delapan pelaksanaan operasi simpatik atau Oprasi Keselamatan 2019, Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Kepulauan Sula berhasil menjaring 32 kendaraan roda dua dan empat yang melakukan pelanggaran.

Kasat Lantas Polres Kepulauan Sula. Iptu Mochtar Saniapon  saat diwawancarai terbitan, com. Senin (6/5) mengatakan, jumlah pelanggaran di Kabupaten Kepulauan Sula hingga hari ke delapan palaksanaan Operasi Oprasi Keselamatan 2019 ini, masih mengalami peningkatan yang signivikan.

Menurutnya, dari 32 kendaraan yang terjaring tersebut, rata-rata merupakan kendaraan roda dua dengan rincian, rata- raya pelanggaran helem, banyak pelanggaran administrasi dan
kelengkapan kendaraan. “Dari hasil operasi hingga hari ke delapan masih dominasi pelanggaran helem, ” ungkapnya.

“Operasi Simpatik ini dalam rangka perayaan bulan suci ramadhan, makanya akan terus kita lakukan operasi, untuk itu saya harap pengendara agar tetap taati peraturan,” harapnya.

Dirinya juga mengajak kepada seluruh masyarakat di wilayah hukum Polres Kepulauan Sula, agar tetap utamakan keselamatan berlalu lintas ketika berada di jalan raya, sebab satu pelanggaran yang terjadi, bisa merugikan diri sendiri maupun orang lain.

“Kepada seluruh pengendara baik roda dua maupun roda empat mari kita lebih tingkatkan lagi kesadaran berlalu lintas, jangan tertib pada saat ada polisinya saja, tapi tertibla karna aturan, jangan pernah takut kepada polisi karna polisi adalah pelayan masyarat tapi takutlah kepada aturan,” harapnya.