MADIUN, terbitan.com – Sejalan dengan visi pembangunan nasional “Asta Cita” di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, khususnya poin Mewujudkan Kemandirian Bangsa Dalam Bidang Pangan, Energi, Ekonomi, dan Pertahanan Keamanan, Pemerintah Kabupaten Madiun mengambil langkah nyata untuk memperkuat sektor pertanian. Bupati Madiun, H. Hari Wuryanto secara simbolis menyerahkan bantuan benih padi, bibit sayuran, dan cultivator kepada Kelompok Tani (Poktan) dan Kelompok Wanita Tani (KWT) di Kabupaten Madiun. Selasa, 20/5/2025.
Penyerahan bantuan yang akrab disapa Mas Hari ini berlangsung di Kantor Desa Kedungmaron, Pilangkenceng. Acara ini turut disaksikan oleh Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kab. Madiun, Sumanto, Kabaglog Polres Madiun, AKBP Susworo, Pabung Kodim 0803 Madiun, Mayor Arm. Timbul Mujiono jajaran Muspika Pilangkenceng, serta perwakilan kelompok tani dan kelompok wanita tani.
Dalam sambutannya, Bupati Madiun menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan mencakup 11,6 ton benih padi untuk 47 Kelompok Tani, 4.200 batang bibit sayuran (terong dan tomat) untuk 21 Kelompok Wanita Tani, dan 10 unit alat pertanian cultivator untuk 10 Kelompok Tani.
“Bantuan ini memang belum mencakup semua kelompok tani atau kelompok wanita tani di Kabupaten Madiun, namun bantuan ini sifatnya bertahap,” ujar Bupati Hari Wuryanto.
Bupati Madiun berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan penuh tanggung jawab, sehingga dapat mendorong kemandirian, kekompakan, dan perkembangan berkelanjutan bagi kelompok tani dan kelompok wanita tani di Kabupaten Madiun. Beliau menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memberikan dukungan demi terwujudnya Kabupaten Madiun yang Bersahaja (Bersih, Sehat, dan Sejahtera).
Rangkaian acara juga dimeriahkan dengan penampilan seni bela diri pencak silat, dan sebelumnya Bupati Madiun beserta jajaran meninjau langsung Pekarangan Pangan Bergizi di Desa Kedungmaron, menunjukkan komitmen nyata terhadap ketahanan pangan di wilayah tersebut.
bantuan pertanian, kemandirian pangan, Bupati Madiun, Hari Wuryanto, Asta Cita, Prabowo Gibran, kelompok tani, kelompok wanita tani, benih padi, bibit sayuran, cultivator, Kabupaten Madiun, ketahanan pangan, pertanian berkelanjutan


