SANANA, terbitan.com – Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) di Desa Dofa Kecamatan Mangoli Barat Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) yang nilainya mencapai miliaran rupiah dan ditujukan untuk pembangunan desa ternyata mampu membuat gelap mata.
Pasalnya, Papan nama dalam laporan kegiatan yang terpasang di depan jalan utama berdiri dengan tegak dan rapi. namun bukti di lapangan kenyataannya tidak sesuai dengan apa yang termuat di dalam papa Program yang terpasang itu.
KW, sala satu warga Dofa mengatakan anggaran ADD/DD Tahun 2018 bukti fisik dan pemberdayaan tidak sesuai dengan anggaran yang di tempel di papan tersebut. Hanya sekedar di tempel agar publik bisa melihat, namun bukti di lapangan nol besar.” ajar KW kepada tebitan.com. Rabu (26/06)
Lanjut Dia, Kepala Desa Dofa, Abas Maauku diduga tidak menggunakan ADD dengan benar, bahkan diduga dikorupsi untuk kepentingan sendiri.
“Kami berharap Penegak hukum agar segera mengusut tuntas persoalan ini sesuai dengan data anggaran yang sudah terpasang dalam laporan kegiatan tersebut, sebab kami rakyat tidak mau terus dibohongi” tegas KW.
Sementara Kepala Desa Dofa, Abas Masuku ketika dikonfirmasi melalui via telepon 0823-4676-xxxx atas tudingan itu, Namun nomornya tidak aktif, Hingga berita ini di tayangkan. [GNS]



Tinggalkan Balasan