SANANA,Terbitan.com || Kondisi Pasar Ikan Bersih Sula dan Pasar Tradisioanal Sanana sangat memprihatinkan, Semrawut, kotor dan becek. Belum lagi, bau sampah yang menyengat.
Hal itu dikeluhkan para pembeli dan pedagang yang berjualan di kedua pasar tersebut. Selama ini para pedagang pasrah dengan kondisi pasar yang tidak kondusif itu.
Dian seorang pedagang cabai di Pasar Tradisional mengeluhkan kondisi tersebut. Menurutnya, kondisi pasar
yang berada di timbunan Desa Fogi dan Desa Fatce, Kecamatan Sanana itu terlihat kumuh dan semrawut menjadi sorotan pedagang lantaran sepi pembeli sejak beberapa tahun terakhir, “kata Dian, Jum’at (22/11/24)
Ia menyebut, konsep Sula Bahagia yang dicita-citakan itu, ternyata tidak diwujudkan di masa pemerintahan Bupati Fifian Adeningsi Mus.
“Hingga kini, terpal berwarna biru, hitam, dan orange masih terlihat bergelantungan di langit-langit pasar, sehingga menimbulkan kesan yang semrawut. Ditambah lagi kalau hujan turun, kondisi pasar menjadi becek dan kumuh, sehingga pembeli tidak mau masuk kedalam pasar,” ucapnya.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Kepulauan Sula Djena Tidore tidak mau di konfirmasi, hingga berita ini ditayangkan. {}


