SANANA, Terbitan.com – Warga Desa Waitina, Kecamatan Mangoli Timur, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, digemparkan oleh peristiwa tragis tewasnya seorang pria berinisial HL (58) akibat diterkam buaya saat mandi di Sungai Waitebi, Senin (10/11/2025) malam.
Berdasarkan keterangan saksi, Husni Liambana, sekitar pukul 20.00 WIT, korban baru pulang dari kebun dan kemudian pergi ke Sungai Waitebi untuk mandi. Namun hingga pukul 21.30 WIT, korban tidak juga kembali ke rumah.
Merasa curiga, saksi bersama keluarga korban melakukan pencarian di sekitar sungai. Dalam pencarian tersebut, mereka hanya menemukan handuk dan sabun mandi milik korban, sementara keberadaan korban tidak diketahui.
Sekitar pukul 21.50 WIT, pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut kepada Pemerintah Desa Waitina, yang kemudian diteruskan ke Polsek Mangoli Timur.
Setelah menerima laporan pada pukul 22.15 WIT, personel Polsek bersama pemerintah desa, keluarga, dan warga setempat melakukan pencarian di sekitar lokasi hilangnya korban di aliran Sungai Waitebi.
Upaya pencarian membuahkan hasil sekitar pukul 01.00 WIT, ketika korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia (MD) tidak jauh dari lokasi awal. Kondisi tubuh korban sangat mengenaskan — kedua lengan hilang, kaki kanan hancur, dan sebagian isi perut hilang. Luka-luka tersebut diduga kuat akibat serangan buaya.
Selanjutnya, sekitar pukul 01.30 WIT, jenazah korban dievakuasi ke rumah duka di Desa Waitina untuk disemayamkan dan dimakamkan oleh pihak keluarga.
Peristiwa ini menimbulkan duka mendalam bagi warga setempat dan menjadi peringatan bagi masyarakat yang beraktivitas di sekitar sungai agar lebih waspada terhadap ancaman satwa liar, terutama buaya yang kerap muncul di wilayah perairan tersebut.


